Suara Denpasar – Pasangan suami-istri Anggota DPR RI, Dedi Mulyadi dan Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika mungkin sudah banyak yang mengenal. Anak-anaknya juga sudah banyak yang mengenal. Namun, anak kedua Kang Dedi, Yudistira Manunggaling Rahmaning Hurip jarang disorot publik. Padahal, De Tira, demikian dia disapa merupakan seorang dalang.
Sebagaimana diketahui, Kang Dedi Mulyadi memiliki tiga anak. Anak pertamanya adalah Ahmad Habibi Bungsu Maula Akbar, yang lahir dari istri pertamanya Sri Mulyawati. Sri meninggal karena kanker usai tiga bulan melahirkan Maula Akbar.
Maula Akbar saat ini masih menjadi mahasiswa tingkat akhir di Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung. Saat ini A Ula, demikian dia disapa, terjun ke dunia politik, dan menjadi ketua DPD Partai Golkar Purwakarta.
Sedangkan dua anak Kang Dedi lainnya lahir dari Anne Ratna Mustika, bupati Purwakarta saat ini. Anak kedua Kang Dedi ini adalah Yudistira Manunggaling Rahmaning Hurip dan Hyang Sukma Ayu Mulyadi Putri.
Hyang Sukma Ayu atau Nyi Hyang, anak perempuan yang baru berusia 3 tahun 8 bulan, itu sering muncul dalam media sosial Kang Dedi Mulyadi. Baik di Youtube, Instagram, maupun Facebook.
Maula Akbar juga beberapa waktu lalu muncul ketika Kang Dedi mengungkap siapa ibu asli dari Maula Akbar. Itu terjadi saat Maula Akbar genap berusia 23 tahun pada 4 November 2022 lalu.
Sedangkan Yudistira atau De Tira beberapa kali muncul, namun jarang diulas. Tamatan SMAN 2 Purwakarta, dan kini sedang melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi itu memiliki bakat atau keahlian yang luar biasa dalam bidang seni.
Ternyata, De Tira merupakan seorang dalang wayang golek. Lelaki kelahiran 10 September 2003, itu menekuni seni pewayangan atau pedalangan dari Padepokan Seni Giri Harja di Jelekong Kabupaten Bandung yang didirikan Ki Dalang Asep Sunandar Sunarya atau Ki Asep Sunarya, sejak kelas 6 SD.
De Tira mengaku suka seni wayang lantaran saat kecil diajak ayahnya, Dedi Mulyadi, menonton wayang dengan dalang Ki Asep Sunandar Sunarya.
Baca Juga: Gegara Kang Dedi Mulyadi, Purwanto Temui Neng Salma Si Penjual Nasi Uduk Cantik, Langsung Deal
Sekadar diketahui, Dalang Ki Asep Sunandar merupakan salah satu maestro dalang wayang golek yang menciptakan tokoh Cepot, persona rakyat jelata yang lucu dan pemberani.
“Waktu kecil dibawa sama ayah nonton wayang di Purwakarta. Kalau gak salah Hari Jadi Purwakarta,” katanya dalam Youtube DMAYOR Djajan Djalan, dua tahun lalu, dikutip Suara Denpasar, Minggu (11/12/2022).
Dari sana, dia mulai tertarik dengan wayang. Kemudian memainkan wayang di rumah. Saat SD, mulai diarahkan oleh ayahnya dan mendapat guru wayang bernama Kang Ari dari Bandung. Selain itu dia juga mendapat dukungan penuh dari orang tua.
Mendalami seni wayang, De Tira pun mengakui bukan sekadar memainkan gerakan wayang. Dia juga dituntut untuk belajar tentang filosofi dari jalan cerita yang dia sampaikan ke audiens.
Dalam wayang, juga harus mempelajari tentang agama, politik, tatanegara, strategi dan taktik perang dan lainnya.
“Di dalam ini (wayang) luas pisan (sekali),” terang De Tira, “wayang sebagai tuntunan ke jalan yang benar.”
Meski masih cukup muda, Ki Dalang Yudistira sudah banyak diundang tampil di berbagai tempat. Awalnya dia kerap ikut festival dalang anak atau dalang muda di Indonesia. Kini, Ki Dalang Yudistira juga memiliki grup kesenian wayang bernama Dangiang Kahuripan. (*)
Berita Terkait
-
Unggah Filosofi Tentang Sebuah Teko dengan Cangkir-cangkirnya, Dedi Mulyadi Bicara Tentang Poligami?
-
Pemerasan? Dedi Mulyadi Sebut Oknum Penyebar Video Viral Anne Ratna Mustika Minta Sejumlah Uang
-
Ga Level! Kang Dedi Mulyadi Ogah Bongkar Aib Ambu Anne, Cuma Mau Balas Begini
-
Siapa Menyangka! Dari Cita-cita Makan Es, Dedi Mulyadi jadi Bupati sampai DPR RI, Ini Perjalanannya
-
Geger! Di Depan Dedi Mulyadi, Yessy dan Sang Ibu Saling Lempar Kesalahan - Penyebab Gagal Menikah dengan Ryan Dono
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
I'm Back! Kata-kata Cristiano Ronaldo Usai Cetak Brace, Sindir Lionel Messi
-
Udah Siap Belum? Cristiano Ronaldo Bakal Bawa Portugal Juara Piala Dunia 2026
-
Rekor 60 Tahun Tumbang! Cristiano Ronaldo Jadi Raja Gol Portugal di Piala Dunia
-
Kok Sepi, Mana Suaranya? Sindiran Pedas Sang Kakak Usai Cristiano Ronaldo Cetak Brace
-
Portugal Pesta Gol 5-0 atas Uzbekistan, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Bersejarah
-
Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing
-
Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar