Suara Denpasar - Jumlah kerusakan bangunan akibat gempa di wilayah Kabupaten Karangasem, Bali, terus bertambah tetapi sebagian besar adalah kerusakan ringan.
Kepala Pelaksana BPBD Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa mengatakan, untuk jumlah kerusakan bangunan akibat gempa sebagai besar adalah kerusakan ringan.
"Kerusakan bangunan sebagain besar, itu mengalami rusak ringan," kata dia, saat dihubungi Kamis (15/12) malam.
Ia juga menerangkan, dampak adanya gempa susulan di wilayah Karangasem sampai saat ini sebagai warga memilih tidur di luar rumahnya karena masih trauma akibat adanya gempa.
"Sebagai besar warga memang masih trauma. Karena gempa ini terus terjadi, karena ada gempa susulan. Sebagian masyarakat sesuai kami lakukan pengecekan ke lapangan masih trauma," terangnya.
"Sehingga, masyarakat masih banyak tidur di luar rumah artinya mereka mempunyai tempat-tempat yang lebih aman seperti gazebo, balai bengong itu yang dipakai oleh masyarakat terutama pada malam hari untuk menghindari kejadian gempa lagi," lanjutnya.
Ia juga menyebutkan, bila malam hari sebagai warga banyak tidur di luar rumah karena menghindari hal tang tidak diinginkan mereka lebih memilih untuk tidur di tempat lebih aman, "Jadi mereka tidur tidak jauh dari rumahnya masing-masing. Karena ada fasilitas balai bengong atau joglo digunakan untuk istirahat malam hari," ujarnya.
Ia juga menghimbau, kepada masyarakat agar tidak panik. Karena dampak gempa yang kemarin ada empat korban luka-luka, itu karena bukan kena runtuhan dari bangun akibat dampak gempa, tetapi karena mereka panik.
"Maka itu, masyarakat tetap tenang dan tidak panik mengikuti himbauan dari pemerintah," ujarnya.
Baca Juga: Pasal Zina Belum Ngaruh, Belasan Ribu Wisatawan Banjiri Pulau Bali
Dari data BPBD Kabupaten Karangasem, yang didapatkan untuk dampak kerusakan akibat gempa ada di 7 kecamatan Kabupaten Karangasem dan desa yang terdampak sebanyak 26 desa dengan kerugian sementara yang ditaksir mencapai Rp 964,300,00.
"Untuk kerugian itu estimasi, baru perkiraan. Nanti ada tim yang menghitung kerusakan di lapangan," ujarnya.
Kemudian, untuk bangunan yang rusak diantara bangunan instansi pemerintah yang rusak ringan sebanyak 3 bangun, fasilitas umum ada 3 mengalami rusak ringan, kamar mandi 1 rusak ringan, Pura pribadi 1 rusak sedang, 1 rusak berat, dan 14 rusak ringan.
Sementara, untuk Pura umum yang rusak ringan ada 7 dan 8 rusak sedang, untuk rumah yang rusak ada 6 unit rusak sedang, rusak ringan 118 unit dan ada 3 unit sekolah rusak sedang dan total kerusakan bangunan 165. Kemudian, untuk korban yang mengalami luka-luka ada 4 orang, yaitu 3 luka ringan dan 1 luka sedang, dan untuk kendaraan ada tiga unit yang rusak. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
IESR Ungkap Tiga Kunci Percepatan Investasi Energi Surya di Indonesia, Apa Saja?
-
Liburan dengan Miles Jadi Tren, Pengeluaran Sehari-hari Kini Bisa Jadi Modal Bepergian
-
5 Rekomendasi Facial Wash Jepang untuk Kulit Putih dan Bersih
-
Modus Ternak Rekening Judol Libatkan Petani hingga IRT, Dugaan Keterlibatan Bank Perlu Diusut
-
Lima Tahun Diabaikan Pemerintah, Warga Mekarsari Lebak Banten Patungan Perbaiki Jembatan Rusak
-
KUR BRI Dukung Rosyidah Terus Kembangkan Usaha Olahan Hasil Laut di Indramayu
-
Gibran Minta PSEL Palembang Tak Sekadar Olah Sampah, Warga dan UMKM Harus Ikut Untung
-
BRI Hadirkan Harapan Baru Bagi Mantan Pekerja Migran Indonesia Melalui KUR dan Pemberdayaan UMKM
-
Wajah Pendidikan Karakter: Ketika Pemimpin Gagal Menjadi Contoh
-
3 Tablet Murah dengan Stylus Pen di Bawah Rp3 Juta untuk Belajar, Kerja dan Hiburan