Suara Denpasar – Sebagai ibu kota Provinsi Bali, Kota Denpasar menjadi daerah terpadat dibandingkan dengan 8 kabupaten lainnya. Walau begitu, kepadatan di Kota Denpasar berbeda-beda bila dilihat pada masing-masing kecamatannya.
Secara adminisitratif, Kota Denpasar terbagi dalam 4 kecamatan. Ada Kecamatan Denpasar Selatan, Kecamatan Denpasar Timur, Kecamatan Denpasar Utara, dan Kecamatan Denpasar Barat. Masing-masing kecamatan ini nantinya terbagi lagi dalam administratif kelurahan dan desa.
Setiap tahun, jumlah penduduk Kota Denpasar sebagai pusatnya Bali juga terus bertambah. Berdasarkan data BPS tahun 2022, jumlah penduduk Kota Denpasar pada 2021 sebesar 726.599.
Maka, jelas saja, penduduk Kota Denpasar pun terbagi ke dalam empat kecamatan tersebut. Dengan luas wilayah total Denpasar mencapai 127,78 kilometer persegi, maka kepadatan penduduk Kota Denpasar 5.686 penduduk/ kilometer persegi.
Jika kamu tinggal di Denpasar atau pernah ke Denpasar Bali, mungkin mengenal beberapa objek wisata atau fasilitas umum. Seperti Sanur, Lapangan Puputan Badung, Taman Kota Lumintang, atau Bajra Sandi di Renon.
Setiap wilayah kecamatan di Kota Denpasar pun memiliki karakteristik yang berbeda. Ada yang pesisir, persawahan dan perkebunan, hingga yang hanya diisi hunian padat.
Nah, dari empat kecamatan itu, yang terluas adalah Denpasar Selatan. Luas daerah yang berhadapan dengan pantai selatan Bali ini memiliki luas 49,99 kilometer persegi atau 39,12 persen.
Dilihat dari luas wilayah, setelah Kecamatan Denpasar Selatan, ada Denpasar Utara yang memiliki luas 31,42 kilometer persegi atau 24,59 persen.
Kemudian disusul Denpasar Barat 24,06 kilometer persegi atau 18,83 persen. Sedangkan kecamatan terkecil adalah Denpasar Timur yang hanya 22,31 kilometer persegi atau 17,46 persen.
Baca Juga: Pengembang Dgedong Cathalia Residence, Denpasar, Pusing: Jalan Ditutup Portal
Namun jangan salah sangka. Meski memiliki wilayah paling luas, Denpasar Selatan bukanlah sebagai daerah yang terpadat. Meski memiliki Pantai Sanur yang indah, yang terkenal karena sunrise-nya, Kecamatan Denpasar Selatan masih kalah padat dibanding kecamatan yang lain.
Bahkan, kecamatan Denpasar Selatan bisa dikatakan sebagai daerah yang “paling longgar” di Kota Denpasar dibandingkan dengan tiga kecamatan lainnya.
Penduduk di Kecamatan Denpasar Selatan memang paling banyak. Yakni mencapai 217.485 jiwa pada 2021. Sedangkan Denpasar Barat sebanyak 207.325 jiwa.
Berikutnya Kecamatan Denpasar Utara sebanyak 173.286 jiwa. Kemudian Denpasar Timur sebanyak 128.503 jiwa.
Dilihat dari jumlah penduduk dan luas wilayahnya, maka dipastikan yang terpadat adalah Kecamatan Denpasar Barat. Kepadatan penduduk di Kecamatan Denpasar Barat mencapai 8.617 per kilometer persegi. Jauh melampaui kepadatan penduduk Kota Denpasar.
Disusul Kecamatan Denpasar Timur yang mencapai 5760 jiwa per kilometer persegi. Lalu Denpasar Utara sebesar 5.515 jiwa per kilometer persegi, dan Denpasar Selatan hanya 4.351 jiwa per kilometer persegi.
Tag
Berita Terkait
-
Ternyata Penyumbang Terbesar PAD Denpasar Bali Bukan Pajak Hotel-Restoran, Naik saat Pandemi, Apa Itu?
-
Denpasar Kalah Jauh, Ternyata Ini Wilayah Terluas di Provinsi Bali, Para Turis Sampai Demen
-
Nomor 1 Bukan Denpasar, Inilah Daftar Upah Minimum Kabupaten dan Kota di Bali
-
Resmi! UMK 9 Daerah di Bali, Terbesar Bukan Denpasar, Tapi Kabupaten Ini, Terkecil Bangli
-
Mahasiswa dan Masyarakat Denpasar Demo Tolak Pasal Karet Dalam KUHP
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Hilirisasi Nikel Butuh Talenta, IWIP dan WBN Fokus Kembangkan SDM
-
Aset Negara Bernilai Tinggi di Senayan Diminta Kembali Dikelola Pemerintah
-
Antrean 1.000 Pencari Kerja di Malaysia Jadi Alarm, Indonesia Terancam Hadapi Situasi Serupa!
-
Piala Dunia 2026: Timnas Iran Tinggalkan Pesan Menyentuh di Stadion Los Angeles Usai Laga
-
4 Adaptor Fast Charging yang Awet dan Tak Bikin HP Panas
-
Revisi Aturan Outsourcing, Wamenaker Jamin Tak Ganggu Iklim Investasi
-
5 Rekomendasi HP Murah Baterai Jumbo dan Fast Charging, Cocok untuk Driver Ojol
-
Arena Judi Sabung Ayam Dekat Masjid dan Rumah Tahfiz Digerebek, Ternyata Milik Pengacara
-
Mahasiswa Kembali Geruduk DPR, Tuntut Evaluasi Total Kabinet Merah Putih
-
Bantah Ada Operasi Politik Tekan PDIP, PKB: Kami Bukan Koordinator Koalisi!