“Ya sudah setengahnya. Rp100 ribu,” kata Kang Dedi.
Budi pun menatap nanar. Seperti ingin menangis. Akhirnya, dia menyerahkan dual embar uang pecahan Rp50 ribu ke Kang Dedi Mulyadi. Dia pun diturunkan di sekitar Kawasan BTDC, Nusa Dua. Saat itu Kang Dedi menyuruh hidup itu jadi bos.
“Mau jadi bos gimana, Pak. Saya ini orang kampung, Pak,” kata Budi dengan logat Madura.
Budi pun mengaku bekerja apa saja yang penting bisa menghasilkan. Kalau di kampungnya di Probolinggo, hanya dapat Rp50 ribu per hari saja sudah bagus. Kalau di Bali, dengan jualan kerupuk, setidaknya dia bisa dapat Rp150 ribu per hari.
“Saya pinjam bank, Pak. Rp400 ribu lebih per dua minggu setorannya, Pak,” jelas Budi.
Setelah selesai menata kerupuknya, Budi pun pergi. Kang Dedi segera memanggil dan mengejar, serta mengembalikan uang damai Rp100 ribu. Budi bingung.
“Udah lah, biar dah, Pak. Nanti biar saya bilangin ke bos, dah,” katanya.
Kang Dedi menyerahkan uang Rp100 ribu tadi. Kang Dedi mengatakan, tadi diminta tidak boleh,, sekarang dikembalikan juga tidak mau.
“Ya gimana, Pak,” katanya.
Baca Juga: Spesial Pake Telor, Perlakuan Kang Dedi Terhadap Neng Salma yang Masih SMA
Kang Dedi pun mengambil dompetnya. Dia menghitung beberapa uang pecahan Rp100 ribu. Kurang lebih Rp1 juta dia serahkan ke Budi. Ternyata Budi sambil menangis menangkis uang pemberian tersebut. Kemudian mengambil barang dagangannya ingin segera pergi.
Namun, Kang Dedi Mulyadi segera memasukkan uang pemberiannya ke saku kiri baju si Budi. Budi tampak menangis. Suara tangisnya melengking. Ia mengusap matanya.
“Ambil. Buat istri, buat setoran bank,” kata Kang Dedi sambil bersalaman dan berpelukan dengan Budi yang sedang menangis. Dia berterima kasih ke Kang Dedi.
Kang Dedi memberikan segepok uang lagi. Mungkin sekitar Rp1 jutaan lagi.
“Udah lah, Pak. Cukup ini, Pak,” kata Budi.
“Ini ambil. Halal dari saya,” ucapnya.
“Betul halal, Pak? Terima kasih, ya, Pak, alhamdulillah,” kata Budi seperti tak percaya, sambil menerima dan mencium uang itu.
Kang Dedi pun mengenalkan diri sebagai Haji Udin, bandar beras dari Majalengka. Tak berhenti di sana, Pria 51 tahun ini lalu mengajak Budi makan di restoran.
“Udah, Pak. Saya malu, Pak. Gak enak, Pak. Saya gak bisa makan di warung besar, Pak. Saya biasa di warung kecil, Pak,” ucap si pedagang kerupuk keliling ini.
Kang Dedi tetap mengajaknya makan di restoran di BTDC Nusa Dua, salah satu kawasan akomodasi termahal di Bali, yang baru saja dipakai untuk acara KTT G20 tersebut.
Selesai makan di restoran, Kang Dedi dan Budi pun berpelukan. Berkali-kali Budi mengucap terima kasih. Kang Dedi pun akan segera berangkat kembali Jawa Barat setelah beberapa hari melakukan kunjungan kerja Komisi IV DPR RI. (*)
Berita Terkait
-
Ambu Anne Hengkang dan Boyong Kasur, Kini Giliran Dedi Mulyadi Ngomongin Masalah Piring: Ngapain Juga..
-
Sebut Tak Mungkin Nikahi Yessy, Dedi Mulyadi Pilih Desy Ratnasari?
-
Lirik Lagu Bahasa Sunda 'INDUNG' by Kang Dedi Mulyadi yang Diciptakan Saat Hari Ibu
-
Makin Sayang, So Sweet! Kang Dedi Mulyadi Ikut Rayakan Hari Ibu dengan Ciptakan Lagu Untuk Emi
-
Teuing Ah! Eksepsi Dedi Mulyadi Ditolak Pengadilan, Ambu Anne Bersyukur Hingga Beri Apresiasi Hakim
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan
-
Disebut Medali 'Cokelat', Konate: Prancis Serius Bidik Tempat Ketiga di Piala Dunia 2026
-
Jaga Marwah Kota Santri, DPRD Cianjur Desak Aturan Tegas Sanksi ASN Terafiliasi LGBT
-
John Herdman Berburu Kiper Pelengkap 23 Pemain Inti Skuad Garuda
-
Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi Pemberdayaan PNM untuk Usaha Ekonomi Sirkular
-
BRI Gandeng Plataran Indonesia Hadirkan BRI Wellness Experience Pertama dan Terbesar di Jakarta