Suara Denpasar – Status Kang Dedi Mulyadi yang bakal menjadi duda keren dan tajir rupanya sudah terdengar sampai ke Pulau Bali.
Yang cukup mengejutkan adalah saat Kang Dedi Mulyadi bersama rombongan Komisi IV DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Bali.
Ketika menginap di salah satu hotel di Bali, Kang Dedi yang berjalan digoda oleh tiga orang perempuan pegawai hotel di Bali.
Kang Dedi Mulyadi ditegur olah ketiga pegawai hotel. “Kang Dedi udah duda sekarang,” tutur Candaan pegawai hotel bernama Mbak Tini sambil tersenyum kepada Kang Dedi seperti dilansir Kanal YouTube Om Zein yang tayang 2 hari yang lalu, dikutif Suara Denpasar (26/12/2022)
Dedi lantas menjawab apakah ada orang Bali ada yang mau kepadanya. “Ada gak mau sama saya. Ah yang bener,” kata Kang Dedi sambil melontar pertanyaan soal nama siapa pegawai itu.
“Saya cocok tidak sama dia tanya Kang Dedi kepada penjual krupuk asal Madura,” tanya Kang Dedi kepada penjual krupuk asal Madura.
“Cocok apa gak saya sama dia. Itu Tergantung seleralah pak,” sahutnya penjual krupuk.
Coba tanya dulu perawan atau janda. Pegawai hotel bernama Mbak Tini pun lantas menjawab bekas perawan. “Sok tahu saya duda. Belum masih berjuang,” ungkap Kang Dedi.
Sementara itu Om Zein yang merengkam pegawai hotel yang bercanda dengan Dedi Mulyadi. Pun juga ikut bercanda.
Mbak Tini kata siapa dan tahu dari mana Kang Dedi duda. Lihat diberita Kang Dedi dari tiktok. “Saya apa bener apa salah ya,” kata Mbak Tini.
Mbak Tini pun saat itu langsung mengutarakan suka dengan Kang Dedi. “Kang Dedi ditembak orang Bali,” kata Om Zein.
“Bagaimana Pak Jaya apa beda bekas janda dan perawan. Sama aja rasanya,” sahut Pak Jaya sambil tertawa.
Seperti diketahui parhara rumah tangga Kang Dedi Mulyadi yang digugat cerai Ambu Anne Ratna Mustikan masih sedang berlangsung di Pengadilan Agama Negeri Purwakarta.
Anne Ratna Mustika telah melayangkan gugatan cerai kepadanya pada 19 September 2022 lalu. Hubungan keduanya memang tak harmonis lagi. Bahkan mereka kerap terekam saling sindir satu sama lain. ***
Berita Terkait
-
Ambu Anne Ratna Saking Sayang Tahu Ukuran Sepatu Hingga Celana dalam Kang Dedi, Itu Dulu Sekarang Gugat Cerai Suami
-
Selalu Terlihat Harmonis di Medsos, Gugatan Cerai Nadia Mulya ke Suami Bikin Syok
-
Dedi Mulyadi Digoda Pegawai Hotel di Bali, Siap untuk Dinikahi, 'Saya Belum Duda'
-
Warga Desa Truyan Bali Letakkan Mayat Dibawah Pohon, Kang Dedi Melongo: Leluhurnya Paham Hukum Alam dan Jauh Lebih Pintar
-
17 Tahun Bersama, Presenter Nadia Mulya Putuskan Gugat Cerai Suami
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
QRIS IndonesiaChina Resmi Meluncur, Netzme Bikin UMKM Bisa Terima Alipay dan UnionPay
-
Hamil, Dikawinkan, Dicerai, Dikawinkan Lagi: Kisah Pilu Santriwati Korban Kiai Cabul Ashari di Pati
-
Sempat Menghilang 10 Tahun, Ubisoft Bangkitkan Kembali Game Perang RUSE
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
CCTV Polsek Ponrang Rusak Dikencingi Kucing saat Pengamanan 7 Mobil Muat BBM Diduga Ilegal
-
Curhat Dokter Gia Pratama Viral, Sebut Hanya Terima Rp30 Ribu dari Pasien BPJS
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor