Suara Denpasar- Desa Wisata Bahari atau Dewi Bahari adalah kawasan yang mempunyai potensi daya tarik wisata dari sumber daya kelautan dan perikanan yang menjadi lokasi wisata bahari.
Dewi Bahari itu, salah satunya berada di Desa Padak Guar, Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Keindahan alam di Desa Padak Guar ini diulas oleh akun YouTube Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan diberi judul Dewi Bahari.
Dalam unggahan akun YouTube KKP yang diupload tiga bulan yang lalu, mengulas tentang keindahan wisata bahari di Desa Padak Guar, yang dikutip oleh Suara Denpasar, Rabu (28/12).
Dalam penjelasannya, Desa Padak Guar salah satu desa tersembunyi di kawasan Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat yang menyimpan keindahan alam bawah laut yang mempesona.
Selain itu, bentang pasir putih yang halus, air laut biru yang jernih seperti kristal serta keindahan alam bawa laut dihiasi terumbu karang membuat Desa Padak Guar, pantas di sebut surga bawah laut bagi para snorkeling dan diving.
Desa Pandak Guar, yang terletak di Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur, menawarkan keindahan wisata bahari melalui sejumlah gili atau pulau-pulau kecil. Terdapat tiga gili yang menjadi primadona wisata bahari yakni Gili Petagan, Gili Bidara, dan Gili Kondo. Masyarakat menyebutnya Gili
Petarando.
Gili Petagan, merupakan gili terbesar di Desa Padak Guar dan menjadi wilayah konservasi mangrove dan di sini para pengunjung disuguhkan pemandangan hijau dari hutan bakau dan (wisatawan) bisa melihat burung-burung yang singgah di pulau saat melakukan kegiatan susur mangrove.
Sementara, di Gili Bidara dikenal surga bahwa laut Lombok Timur hamparan beragam jenis terumbu karang warna-warni serta kumpulan ikan hias dan bintang laut yang hidup aman di terumbu karang membuat Gili Bidara menjadi spot terbaik bagi para wisatawan untuk snorkeling dan diving di kedalaman 7 hingga 12 meter.
Kemudian, untuk Gili Kondo merupakan pulau kecil dengan pemandangan pasir putih dan air laut yang berdegradasi, menyuguhkan suasana sepi, tenang dan damai sebagai tempat favorit wisatawan untuk camping. Keindahan panorama bahwa lautnya juga menjadikan Gili Kondo spot favorit untuk menikmati keindahan terumbu karang. (*)
Baca Juga: Turis ke Nusa Penida Bali Ramai, Segini Jumlahnya Per Hari
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Jelang Ramadan, Satpol PP Matraman Sita 51 Botol Miras dalam Operasi Pekat
-
Terpopuler: Pajak Kendaraan Jateng Meroket tapi Jogja Tetap, NMax Kini Lebih Murah dari Beat
-
Si Hatchback Cakep Underrated, Berapa Harga Mazda 3 dan Pajak Tahunannya?
-
Dari Hangout ke Syuting, Begini Cara Cassandra Lee Pilih Parfum Sesuai Mood
-
Samsung Galaxy A07 5G Resmi Rilis di Indonesia: HP Rp2 Jutaan dengan Baterai 6000mAh dan Fitur AI
-
Penjelasan Ending The Art of Sarah, Siapa Sebenarnya Sarah Kim?
-
Bupati Afni Protes Dana Transfer ke Daerah Siak Dipangkas 50 Persen
-
Polisi Pastikan Bocah Tewas di Mranggen Demak Murni Bunuh Diri
-
Min Hee Jin Menang Gugatan Rp292 Miliar, Apa Respons HYBE Selanjutnya?
-
Nyaris Lepas ke Pasar Gelap? Dua Kucing Kuwuk Dilindungi Diamankan di Palembang