Suara Denpasar- Bupati Purwakarta Anne Ratna yang meneruskan era Dedi Mulyadi mengakui target pembangunan insfrastrutkur di kabupaten yang ia pimpin masih minus sekitar 3 persen.
Perempuan yang biasa disapa Ambu Anne Ratna ini bakal mengejar sedikit ketertinggalan tersebut dan bisa mengembalikan seperti era kepemimpinan Dedi Mulyadi pada 2017 silam.
Saat ini ada sejumlah target yang harus dipenuhi, di antaranya adalah pembangunan infrastruktur pasca ditinggal Bupati Purwakarta sebelumnya yakni Dedi Mulyadi.
"Kita akan mengejar 3 persen infrastruktur yang hari ini masih belum tercapai dari 84 persen kita akan mencapai ke 87 persen mengembalikan posisi kondisi semula tahun 2017," demikian kata Anne Ratna Mustika seperti yang diunggah di lama resmi Pemkab Purwakarta, Senin (2/1).
Seperti diketahui Dedi Mulyadi menjabat sebagai Bupati Purwakarta dua periode, dan terakhir menjabat pada tahun 2018.
Dalam pernyataan resminya, Ambu Anne Ratna Mustika berharap di tahun 2023 Purwakarta lebih baik, lebih berkah, pembangunan berjalan dengan baik, tidak ada lagi kendala ataupun bencana.
Pihaknya juga menjanjikan akan semakin meningkatkan pelayanan di tahun 2023 ini.
Pelayanan kata bupati yang saat ini tengah menggugat cerai Dedi Mulyadi itu juga akan ditingkatkan.
Pihaknya berjanji akan terus memberikan pelayanan sampai ke titik terdekat ke masyarakat dari mulai MPP Madukara, Teras Madukara, dan Pojok Madukara. ***
Baca Juga: Ditanya Menteri dari Nasdem Bakal Kena Reshuffle, Presiden Jokowi: Tunggu Saja
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
QRIS Ditargekan Bisa Dipakai di China Mulai 30 April, BI-FAST Terhubung di 5 Negara
-
Berani Kritik Pedas Sherly Tjoanda, Siapa Nazlatan Ukhra?
-
Blunder Carlos Augusto Bikin Inter Milan Gagal Bawa Tiga Poin dari Markas Torino
-
Qari asal Kaltim Juara Pertama MTQ Internasional 2026 di Rusia
-
5 Rekomendasi Sunscreen Tekstur Light, Cepat Meresap dan Ramah untuk Makeup
-
Kombinasi Maut Guirassy dan Fabio Silva, Dortmund Bantai SC Freiburg 4-0
-
Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS Stabil, Kesulitan Tembus Level Rp 3 Juta
-
Gempa Hokkaido Magnitudo 6,2 Picu Risiko Tanah Longsor
-
3 Demo Bakal Kepung Jakarta Pusat Hari Ini, Polisi Imbau Warga Hindari Sejumlah Titik
-
Neraka Berkedok Daycare di Jogja: Bayi Diikat, Lapar, dan Pulang Bawa Luka