Suara Denpasar - Egi, salah satu anak asuh Dedi Mulyadi satu ini memang dikenal suka ceplas-ceplos dalam berbicara.
Dia dikenal sosok yang paling dekat dan ngeyel jika berhadapan dengan Kang Dedi, panggilan akrab mantan bupati Purwakarta dua periode tersebut.
Seperti terlihat dalam acara hiburan di Lembur Pakuan dengan tema "Nyawang Bulan" yang dilihat denpasar.suara.com dalam kanal youtube @Purwanto Channel.
Egi menanyakan soal Kang Dedi yang akan berpisah dengan bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika atau Neng Anne.
Awalnya, Kang Dedi menyindir Egi yang sudah berusia 12 tahun, tapi masih duduk di bangku kelas dua sekolah dasar.
Disindir seperti itu tampaknya Egi yang suka ngebanyol tak terima dan balik menyindir ayah angkatnya tersebut.
"Cerai deui cerai deui, pusing, jadi randa (cerai lagi cerai lagi, pusing, jadi janda)," sentil Egi dalam acara hiburan lawakan itu.
"Maenya lalaki randa (masa laki-laki janda)," jawab Kang Dedi yang disambut tawa pengunjung.
"Kunaon cerai (kenapa cerai)?" tanya Egi lagi. "Nya tanyakeun kanu ngagugatna (ya tanya sama yang menggugat)," seloroh Kang Dedi.
Baca Juga: Dikabarkan Menikah dengan Gading Marten, Luna Maya Kepo soal Gempi ke Gisel, Sinyal Apa Nih?
Suasana gayeng dan penuh tawa pun begitu terasa dalam acara Nyawang Bulan tersebut. Polah lucu, Egi membuat hadirin begitu terhibur.
Banyak di antara mereka menyarankan agar Egi menjadi komedian dengan bakar naturalnya tersebut. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi