Suara Denpasar- Timnas Filipina mengaku telah menyiapkan strategi untuk menyulitkan timnas Indonesia di laga terakhir Grup A Piala AFF 2022 di Manilla, Senin (2/1).
Dalam sesi jumpa pers pra pertandingan, pelatih timnas Filipina Josep Ferre mengatakan bawah laga menghadapi Indonesia adalah momen yang bagus untuk timnya membuktikan diri.
“Melawan Indonesia menjadi momen bagus bagi kami untuk membuktikan diri. Saya percaya kepada pemain saya dan motivasi mereka,” katanya di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Minggu (1/1).
Pelatih asal Spanyol itu mengakui bahwa timnas Indonesia memiliki kualitas pemain yang berada di atas skuadnya.
Kendati begitu, Filipina tidak ingin “dicap” sebagai tim yang kalah sebelum bertanding meski mereka telah dipastikan gugur dari Piala AFF 2022.
Josep Ferre pun mengatakan jika seorang pemain telah mengenakan seragam tim nasional, maka pemain tersebut harus memiliki tujuan.
Dalam laga menghadapi Indonesia nanti, tujuannya jelas untuk memberikan kebanggaan kepada masyarakat Filipina, baik yang hadir di tribun stadion maupun yang tidak.
“Kami mesti menunjukkan penampilan maksimal kepada semua orang,” ucap Josep Ferre.
Untuk meredam serangan Marc Klok dan kawan-kawan, Josep Ferre mengaku telah menyiapkan strategi khusus.
Baca Juga: Link Live Streaming M4 World Championship MLBB Fase Grup Hari ke-2, Siapa Tim Jagoanmu?
Salah satunya adalah dengan tidak membiarkan para pemain Indonesia mengirimkan umpan-umpan silang ke dalam kotak penalti.
Selain itu, “bola-bola” panjang (direct) yang biasa dimainkan timnas Indonesia juga menurutnya wajib untuk diwaspadai.
Agar bisa mencuri gol, Josep mengaku timnya akan lebih banyak mengandalkan serangan balik.
“Kami akan berjuang keras sampai akhir demi hasil yang bagus di sini,” tuturnya.
Dia melanjutkan bahwa timnya mendapatkan keuntungan dengan bermain di kandang sendiri, terlebih lagi kondisi lapangan di Stadion Rizal Memorial telah menggunakan rumput buatan.
Mengenai absennya salah satu pilar timnas Indonesia Jordi Amat yang terkena akumulasi kartu kuning, Josep tidak menganggap itu sebagai hal yang bagus untuk mengimbangi permainan Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Sulit Datangkan Andrie Yunus, Oditur Militer Buka Opsi Hadirkan Dokter RSCM ke Persidangan
-
Berkat Dukungan Caregiver dan YKAKI, Anak Kanker Bisa Sekolah Saat Berobat
-
Jawab Tantangan Pasar Digital, Shopee Kucurkan Lebih Dari Rp100 Miliar Untuk Perkuat UMKM Lokal
-
Bolehkah Menggabungkan Kurban dan Aqiqah dalam Satu Hewan Sembelihan? Simak Hukumnya
-
Gudang Miami Kalideres Masih 'Mendidih': Letupan Freon dan Asap Beracun Hambat Pendinginan
-
Publik Jepang Ramai-ramai Doakan Timnas Indonesia Tumbangkan Qatar di Piala Asia 2027
-
Loker BUMN: BRI Buka Lowongan Hingga Juli 2026, Fresh Graduate Bisa Daftar
-
Berdamai dengan Hidup Pas-Pasan: Kritik Tajam atas Kapitalisme Modern
-
Soal LCC Empat Pilar, Cucun Protes Keras ke Setjen MPR: Angkat Juri yang Bener
-
Dyastasita Juri LCC Empat Pilar MPR Pernah Diperiksa KPK soal Kasus Suap Rp 17 Miliar