Suara Denpasar - Kasus dugaan Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) atau yang sebelumnya dikenal dengan sebutan uang pangkal di Kampus Universitas Udayana (Unud) terus dikebut tim jaksa dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali.
Bahkan, kasus yang menjadi sorotan publik itu juga menjadi pertaruhan track record Kejati Bali selama ini.
Sebab, kurun waktu tiga tahun tak ada satu pun kasus korupsi yang bisa lolos dari kejelian penyidik Kejati Bali.
"Tiga tahun ini perkara yang ditangani Kejati Bali tidak ada yang lepas," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Bali A. Luga Harlianto kepada denpasar.suara.com, Senin 2 Januari 2022.
Untuk itu, penyidik Kejati berusaha mencari alat bukti optimal dan tidak berhenti di dua alat bukti minimal.
"Mencari lima alat bukti itu kan maksud dari Aspidsus yang matang sekali saat pemberkasan dan penuntutan tidak terbantahkan lagi. Daripada buru-buru, namun tidak optimal," paparnya.
"Alat bukti optimal, sehingga kehilangan satu alat bukti, masih ada bukti lain. Kami mau optimal baru menentukan tersangka sehingga tidak terbantahkan," imbuhnya.
Jadi, saat penetapan tersangka nantinya. Pihak penyidik sudah komplit dalam hal alat bukti. Sehingga tidak memungkinkan tersangka nantinya akan melakukan praperadilan.
Saat ini selain masih berkutat dengan pemeriksaan saksi, penyidik kejaksaan juga masih menunggu jadwal dari ahli yang diagendakan Januari ini.
Baca Juga: Mangkir Terus, Jaksa Bisa Panggil Paksa Saksi Dugaan Penyimpangan Dana SPI Unud
Seperti diketahui, dugaan penyimpanan dana SPI Unud menjadi perhatian luas publik. Selain dugaan dana yang diselewengkan begitu besar, kasus ini juga terjadi di Institusi pendidikan yang melahirkan generasi penerus bangsa. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
Kunjungan ke Sumbar Naik 12 Persen saat Lebaran 2026, Kenyamanan Wisatawan Disorot
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris