Suara Denpasar - Ketua Pengurus Harian Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali I Nyoman Kenak mengatakan akan melakukan kontrol ketat agar politik tidak masuk ke dalam ranah agama.
Ia menghimbau manufer yang telah dilakukan oleh tokoh-tokoh politik ditahun politik ini (2023-2024) agar dapat ditempuh dengan 'Satya' atau dengan cara-cara yang benar.
"Namanya pesta demokrasi kan persiapan itu sudah banyak sekali dari calon-calon Legislatif, DPD, Calon Bupati Calon Gubernur kan sudah melakukan manufer politik, tetapi gak apa asalkan dilakukan dengan Satya, hal-hal yang wajar dan benar," kata Nyoman Kenak saat dihubungi denpasar.suara.com pada Kamis, (5/1/2023).
Menurut Ketua PHDI Provinsi Bali itu bahwa berpolitik dalam bingkai demokrasi adalah kewajiban setiap warga negara. Apalagi hal tersebut untuk menentukan pemimpin.
"Politik itu harus kita ikuti tapi jangan membawa ke dalam ranah agama. Hindu Bali itu kan politik tetap tapi gak boleh dicampurkan dengan agama apalagi di tempat-tempat persembayangan," jelas Nyoman Kenak.
Ia menjelaskan bahwa KPU dan Bawaslu pun telah mengatur hal tersebut. Bahwa tidak boleh berkampanye ke tempat ibadah. Maka pihaknya kata dia akan melakukan kontrol terhadap calon-calon yang akan terjun ke dunia politik.
"Ya peran kita di majelis umat Hindu ya tetap lakukan kontrol bagi calon-calon yang akan terjun di dunia politik itu sendiri."
"Bukan hal yang tabuh bagi kita umat harus melakoni itu tetapi jaga agar jangan politik sektorian dan lain-lain itu gak boleh, akan tetap kita jaga dalam koridor yang postif," pungkasnya.
Ia pun tidak lupa mengucapkan selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan untuk semua umat Hindu baik di Bali maupun di Indonesia secara keseluruhan. (*/Dinda)
Baca Juga: Jika Tak Kunjung Diberikan Solusi, Para Pedagang Jalan Perwakilan Bakal Nekat Buka Kiosnya Lagi
Berita Terkait
-
Umat Hindu Balita-Lansia Lakukan Persembahyangan di Pura Agung Jagatnatha Denpasar, Ini Kata Pemangku Jan Banggul Ida Bagus Saskara
-
Euforia Umat Hindu Lakukan Persembahyangan Hari Raya Galungan di Pura Agung Jagatnatha Denpasar
-
13 Link Twibbon Galungan dan Kuningan, Pasang di WhatsApp, Instagram, dan Facebook
-
10 Ucapan Selamat Hari Raya Galungan 2023, Bagikan Pada Kerabat!
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Minta Doa Sebelum Dakwaan Dibacakan, Gus Yaqut: Semua yang Baik Akan Kelihatan
-
Gempar! Pasar Balangan Sleman Mendadak Ramai, Penampilan Jathilan Jadi Magnet Warga
-
Usaha Mencintai Hidup: Belajar Bangkit Ketika Hidup Tak Lagi Seperti Dulu
-
Izin Tambang Galian C di Luwu Disorot: Warga Tak Dilibatkan, DPRD Turun Tangan
-
Rupiah Melempem, Dolar AS Naik ke Level Rp17.801
-
Intip Harta Kekayaan Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Baru Pilihan Prabowo
-
India Remehkan Indonesia, Turunkan Skuat Pelapis di FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Alasan Ini
-
Ayah di Jakarta Perkosa Anak Kandung Selama 4 Tahun, Terkuak Usai Korban Lapor Guru BK
-
5 Serum untuk Memperbaiki Skin Barrier yang Rusak, Lengkap dengan Kandungan dan Review
-
Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo