Suara Denpasar - Dedi Mulyadi, mantan bupati Purwakarta dua periode ini tiba-tiba memborong tujuh dus minuman keras jenis wiski dan anggur kolesom di warung milik teman SMP.
Awalnya, banyak yang menduga Kang Dedi, sapaan akrab Dedi Mulyadi stres setelah digugat cerai oleh sang istri Anne Ratna Mustika di Pengadilan Agama (PA) Purwakarta.
Eitss! Tunggu dulu, ternyata tujuan Kang Dedi memborong miras senilai Rp 7 juta itu adalah untuk membantu pemilik warung miras.
Supaya? Mau menutup warungnya dengan sukarela dan tidak lagi menjual miras ke pelajar SMP dan SMA.
"Saya tidak mau rugikan ibu lho! Tapi, saya minta ibu tidak jual miras lagi," kata Kang Dedi yang meminta ibu penjual miras mengumpulkan seluruh barang dagangannya dan dia beli.
"Burung saja nggak apa-apa. Biar ibu tidak merugi," imbuh Anggota DPR RI tersebut. Seluruh miras tersebut diborong Kang Dedi dan dibawa untuk dimusnahkan di Lembur Pakuaan.
Dan, sekali lagi Kang Dedi mengingatkan kepada ibu penjual miras itu untuk berhenti menjual Wiski dan anggur kolesom kepada para pelajar.
Sebab, itu nanti akan berbuah karma kepada diri sendiri. "Kalau tidak mau punya anak atau menantu doyan mabuk, kenapa jual miras,” ungkap Kang Dedi.
Banyak warganet memuji langkah Kang Dedi yang tidak sekadar meminta toko penjual miras untuk tutup. Tapi, dengan membeli miras agar tidak dijual kepada para pelajar.
Di sisi lain, pedagang juga tidak akan rugi dan diharapkan dengan sukarela berhenti menjual minuman keras dan beralih ke usaha lain. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi