Suara Denpasar - Pemerintah Kabupaten Badung di bawah kepemimpinan Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta menikmati kekayaan melimpah usai helatan internasional G20 bulan lalu.
Meski begitu, program populer, yakni santunan kematian Rp10 juta oleh Bupati Nyoman Giri Prasta di tahun 2023 belum ada kejelasan.
Santunan kematian terhenti sejak pandemi Covid-19 melanda dunia. Salah satu penyebabnya adalah keuangan pemerintah daerah yang mengalami masalah.
Meski kini, Pemerintah kabupaten badung kembali kaya raya, santunan kematian belum dapat dilanjutkan.
Pada tahun 2023, APBD Badung dipasang Rp6 triliun lebih. Selain besarnya APBD, Badung juga disebutkan memiliki Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) sebesar Rp1,05 triliun di tahun 2022.
Dana lebih yang belum digunakan itu disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) badung I Wayan Adi Arnawa saat menghadiri “Ngerobok” dan UMKM Kuliner 2023 Desa Adat Kerobokan bertempat di Pura Desa lan Puseh Desa Adat Kerobokan Kecamatan Kuta Utara, Minggu (8/1/2022).
“Dari rancangan yang kita pasang di Badung ternyata melampaui target dan menciptakan silpa yang begitu besar. Yaitu ada diangka Rp1,05 triliun,” ujar Sekda Adi Arnawa.
Sementara itu, Kepala Disdukcapil Badung AA Ngurah Arimbawa mengakui untuk santunan kematian kepada masyarakat Badung belum diberikan. “Tahun 2022 belum dan di tahun 2023 juga belum,” terang Arimbawa.
Sebelumnya, selain karena terkendala keuangan daerah. Program santunan kematian juga terkendala semenjak diberlakukannya Permendagri Nomor 90 Tahun 2019 tentang Klasifikasi, Kodefikasi dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah, perwakilan Dirjen Bina Keuangan Daerah.
Baca Juga: Profil dan Biodata Arya Vasco, Aktor Muda yang Diduga Pacar Cinta Laura
Karena program santunan kematian dan penunggu pasien yang sempat terkendala akibat tidak adanya kodefikasi yang tercantum dalam Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD).
Namun kabarnya akan dibuatkan polanya sesuai dengan Permendagri No. 90 th 2019 sehingga program kebijakan strategis Pemkab Badung nantinya dapat dilanjutkan. (*/DInda)
Berita Terkait
-
DAG Bali Serahkan Bantuan Sosial kepada Korban Kebakaran di Desa Adat Kelan Kuta Selatan
-
Akademisi: Ada Baiknya APBD Digunakan untuk Tata Kawasan Jabar
-
Marak Aksi Balap Liar dan Kejahatan Jalanan, Polsek Kuta Gencar Lakukan Patroli Subuh
-
Ridwan Kamil Gunakan APBD Bangun Tempat Ibadah, Denny Siregar: Kang, Please Deh
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
8 Drama China yang Tayang Februari 2026, Genre Misteri hingga Komedi
-
Tutorial Jadi Generasi Sandwich: Kenyang Makan Hati, Dompet Diet Ketat
-
Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
-
Manajer Bongkar Pendapatan Fajar SadBoy Setahun, Cuma Segini
-
Jadwal Imsakiyah Kota Padang Hari Ini, Sabtu 28 Februari 2026
-
Cerita Wayne Rooney: Lagi Kesal dengan Sir Alex Eh Lihat Kelakuan Anomali Diego Maradona
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Jadwal Imsakiyah Kota Malang Sabtu 28 Februari 2026
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan