Suara Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali mendapatkan peringkat dua predikat kepatuhan standar pelayanan publik dari Ombudsman RI.
Hal tersebut disampaikan Kepala Perwakilan Ombudsman RI Bali, Ni Nyoman Sri Widhiyanti dalam laporan tahunan 2022 dan proyeksi tahun 2023 Ombudsman RI perwakilan Provinsi Bali, Rabu, (11/1/2023).
Berdasarkan data Ombudsman RI, dari 34 pemerintah provinsi di Indonesia, Pemerintah Provinsi Bali berada di urutan 2 dengan perolehan nilai 94,01.
Dengan perolehan nilai tersebut Pemerintah Provinsi Bali masuk zonasi hijau dengan opini kualitas tertinggi kedua dari 34 Provinsi tingkat Pemerintah Provinsi se-Indonesia.
"Bali mendapat rangking 2 dari 34 Provinsi pada tingkat Pemerintah Provinsi se-Indonesia," ujar Ni Nyoman Sri Widhiyanti, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Bali.
Selain itu, Ni Nyoman Sri Widhiyanti melaporkan hasil kerja Ombudsman RI Bali perwakilan Bali pada tahun 2022.
Total laporan resmi yang diterima Ombudsman RI Bali perwakilan Bali pada tahun 2022 sebanyak 377 laporan.
Dari total 377 laporan resmi tersebut sebanyak 115 laporan yang dinyatakan tidak lolos verifikasi Formil & Materiil. Sedangkan laporan yang sedang proses permintaan kelengkapan dokumen sebanyak 4 laporan.
Kemudian Laporan Masyarakat (LM) sebanyak 46 Laporan, dan Laporan Respon Cepat Ombudsman (RCO) sebanyak 211 Laporan. Untuk pelimpahan laporan ke Pusat atau perwakilan lainnya (Perwakilan Jawa Timur) sebanyak 1 laporan dan Laporan inisiatif nihil (0).
Baca Juga: Malu dan Takut Sambo Tak Cinta Lagi, Putri Candrawathi Ungkap Alasan Ogah Visum: Bagi Saya Ini Aib
Sementara, menurut Ni Nyoman Sri Widhiyanti pencapaian Ombudsman RI perwakilan Provinsi Bali di tahun 2022 cukup signifikan karena:
1. Meningkatnya kualitas pengawasan pelayanan publik.
2. Terlaksananya survei kepatuhan provinsi/ kabupaten/ kota atas pelaksanaan UU Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.
3. Meningkatnya Kepatuhan Tinggi Provinsi/ Kabupaten/ Kota atas Pelaksanaan UU Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.
4. Terlaksananya pengembangan jaringan pengawasan pelayanan publik.
5. Terlaksananya penandatanganan Rencana Kerja turunan dari Nota Kesepakatan antara Ombudsman RI Perwakilan Bali dengan Kabupaten/Kota. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
KontraS dan ICW Minta Pemerintah Jalankan Rekomendasi Ombudsman Dalam Penunjukkan Pj Kepala Daerah
-
Pak Yan Koster Ingin LPD Kebal Hukum! Terima Dana Hibah, tapi Tidak Menjadi Obyek Pemeriksaan Aparat Hukum
-
Ombudsman Bali Cek Kesiapan Penanganan Bencana
-
Desak Pemerintah Tetapkan KLB, Tim Advokasi Sebut Banyak Penyakit Penyerta yang Dialami Korban Gagal Ginjal Akut
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL