/
Rabu, 11 Januari 2023 | 21:09 WIB
Foto dari Instagram Kementerian lhk

Suara Denpasar - Elang Flores atau nisaetus floris adalah jenis elang endemik yang dimiliki oleh Indonesia dan burung cantik ini langka dan juga dilindungi oleh Undang-undang.

Dikutip dari instagram @kementrianlhk, bahwa satu telur elang flores menetas pada Juli tahun lalu di Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Selain terkenal dengan keindahan Gunung Rinjani-nya, Lombok juga memiliki fauna endemik yang cantik yaitu elang flores. Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) menjadi salah satu kawasan konservasi yang menjadi habitat elang flores (nisaetus floris) yang menetas pada Juli tahun lalu ini," tulisnya seperti dikutip Suara Denpasar, Rabu (11/1).

Dalam slide show di instagram yang diunggah, juga dijelaskan burung elang flores merupakan jenis elang endemik Indonesia yang menghuni wilayah Sunda Kecil, dengan sebaran terbatas pada tiga pulau yaitu Lombok, Sumbawa dan Flores serta beberapa pulau kecil lainnya termasuk Pulau Komodo dan Rinca, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Selain itu, di beberapa tempat elang flores disebut sebagai burung rajawali yang membedakan jenis elang ini dengan jenis elang lainnya. 

Selain itu, juga dijelaskan bahwa elang flores, memiliki ukuran tubuh yang cukup besar. Penyebaran populasinya cenderung bertempat di daerah dataran rendah meliputi Pulau Lombok, Sumbawa, Pulau Satonda, Rinca dan Flores. Ini tentu saja berhubungan dengan cara berburunya yang menerkam dengan jarak yang tidak terlalu tinggi.

Elang flores kenapa langka, karena elang flores memiliki kelemahan biologis, sekali berkembang biak hanya bertelur satu butir.
Proses perkembangbiakan pun hanya satu tahun sekali dan belum tentu telur berhasil ditetaskan. Sementara perawatan anaknya pun tidak sebentar. (*)

Load More