Suara Denpasar- Bupati Purakarta Anne Ratna Mustika sampai dibuat kesal karena suaminya Dedi Mulyadi yang digugat perkara perceraian mangkir atau tidak hadir dalam persidangan.
Bukan hanya Kang Dedi Mulyadi saja yang tidak hadir, dua pengacaranya Ojat Sudrajat serta Agus Supriatna juga tidak hadir dalam persidangan tersebut.
Lalu di mana posisi Kang Dedi Mulyadi saat agenda sidang gugatan perceraian di Pengadilan Agama Purwakarta pada Rabu (11/1) lalu?
Diketahui ternyata Kang Dedi Mulyadi yang kini menjabat sebagai anggota DPR RI ini sedang bersama sosok pria tua yang ditemuinya di jalan.
Dia bertemu dengan seorang kakek-kakek yang sedang mengantar rumput untuk dijual dengan harga Rp25 ribu dua karung.
Kang Dedi naik mobil berdua dengan sosok ini dari mengantar rumput sampai diantar ke swalayan.
Sosok yang biasa dipanggil Ki Anda ini harus membawa dua karung rumput yang cukup berat.
Padahal kata kang Dedi untuk jalan saja kakek ini harus gemeteran, apalagi ditambah dengan mengangkat dua karung rumput.
"Kalau sudah bergerak orang demi kehidupan, maka dia dipandu oleh alam," kata Kang Dedi Mulyadu mengomentari kegigihan kakek ini, seperti yang dia unggah di akun KDM Channel dikutip pada Kamis (12/1).
Baca Juga: Remaja Pelaku Pembunuhan Bocah untuk Dijual Ginjalnya Ngaku Tak Menyesal, Ciri-ciri Psikopat?
Kang Dedi lalu mengantar kakek ini ke tempat dia menjual rumput. Hampir berjam-jam dia menghabiskan waktu dengan kakek ini.
Sementara itu Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika kembali dibuat kecewa lantaran pihak tergugat yakni suaminya Dedi Mulyadi dan dua pengacaranya mangkir dengan alasan yang dianggap tidak kuat secara hukum.
“Hari ini seharusnya sesuai dengan agenda acara sidang yang sudah ditetapkan yakni penyerahan bukti dan saksi-saksi oleh pihak penggugat. Tapi sangat disayangkan lagi-lagi mereka tidak berkomitmen terhadap agenda yang ditetapkan pada sidang sebelumnya,” ungkap Anne Ratna Mustika ibu dari Nyi Hyang ini. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Arsenal Tutup Musim dengan Kemenangan atas Crystal Palace, Modal Positif Jelang Final Liga Champions
-
Haru dan Bahagia Warnai Kepulangan 9 WNI yang diculik Israel
-
Gagal Menang di Laga Pamungkas, AC Milan dan Juventus Dipastikan Absen di Liga Champions
-
Manchester United Tutup Musim dengan Hajar Brighton 3-0, Bruno Fernandes Pecahkan Rekor Assist
-
Como Cetak Sejarah Lolos Liga Champions, Kubur Asa Emil Audero dan Cremonese Bertahan di Serie A
-
Bursa Transfer Manchester United: Setan Merah Incar Neco Williams, Daya Dobrak Lini Belakang
-
Bandung Membiru, Persib Rayakan Pancatakhta dan Hattrick Juara Bersama Bobotoh
-
Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan
-
Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien