Suara Denpasar – Aremania, fans Arema FC merasa dipojokkan atas keputusan PSSI yang menghentikan kompetisi Liga 2 dan Liga 3 musim ini.
Atas keputusan PSSI itu, BRI Liga 1 2022/2023 putaran kedua dilanjutkan tanpa adanya klub yang terdegradasi ke Liga 2.
Keputusan itu pun membuat suporter sepakbola Indonesia mengarahkan serangan kepada Arema FC dan para fansnya.
Pasalnya, penghentian Liga 2 dan Liga 3 disebut-sebut atas imbas Tragedi Kanjuruhan Malang 1 Oktober 2022.
Kritikan keras oleh akun suporter para klub dan juga akun atas nama pribadi membanjiri kolom komentar pada Instagram Arema FC.
Dalam banyak komentar negatif, salah satu fanbase Arema FC -- @aremaiswonderful juga menuliskan komentar yang seolah mendukung para netizen.
“Saya harap kawan kawan suporter di seluruh nusantara sepakat menolak Arema FC bermain di kota kalian,” seru @aremaiswonderful.
Sementara dilansir @arema_bluearmy, Jumat (13/1/2023) terdapat pernyataan yang tidak terima Aremania menjadi pihak yang dipojokan oleh banyak kalangan.
Berikut adalah pernyataan resmi yang dikutip utuh oleh Suara Denpasar dari instagram @arema_bluearmy
Baca Juga: Tidak Pernah Kasih Nafkah ke Venna Melinda, Ferry Irawan Punya Misi Nikahi Janda Kaya?
“Sejatinya kami juga sangat menyayangkan Jika Liga 2-3 dihentikan
Bahkan sejak awal ada sistem bubble dan tanpa penonton saja sudah aneh!
Apakah sebuah strategi dari @pssi bangs*t??
Agar kasus kanjuruhan tidak terselesaikan, dengan cara memojokkan Aremania. Terutama nawak yang sedang berjuang dijalur hukum utk tuntaskan kasus kanjuruhan! Enarupes untuk seluruh suporter yang terdampak. Sungguh bukan hal yang kami harapakan,
Semoga keadilan untuk kawan kami segera terselesaikan agar setidaknya suasana sepakbola sedikit lebih membaik!”
Demikian pernyataan Arema Blue Army yang telah mendapat ribuan like dan tujuh ratusan komentar netizen itu. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Tak Gentar Hadapi Erick Thohir Menuju PSSI 1, La Nyalla: Yang Menentukan Bukan Manusia Tapi Tuhan
-
Bos PSPS Riau Girang Liga 2 Dihentikan PSSI: Alhamdulillah, Sujud Syukur Saya
-
Hormati Keputusan, Arema FC Serahkan Penjadwalan Ulang Laga Lawan Borneo FC pada PT LIB
-
Maju Jadi Calon Ketum PSSI, La Nyalla Mattalitti: Saya Masih Punya Utang
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Jejak Mentereng Kasatgas Pangan Brigjen Ade Safri, Ungkap 4 Kasus Besar Sepanjang Februari
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Yandri Susanto Pasang Target Tinggi, PAN Cilegon Diminta Jadi Pemenang Pileg 2029
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Mayat Tanpa Busana Mengambang di Sungai Blobo Malang, Identitas Korban Masih Misteri
-
Harimau Sumatera Dekati Tim Pagari Agam Saat Pasang Kamera Jebak, Jarak Cuma 5 Meter