Suara Denpasar - Perilaku Betrand Peto Kepada ibu sambungnya Sarwendah kerap menjadi sorotan publik, tak tarang perilaku Betrand Peto terhadap Sarwendah mendapat komentar negatif dari para netizen.
Dari mulai minum ASI Sarwendah hingga tidak sengaja memegang area sensitif, berikut adalah 4 perlakuan Bertrand Peto terhadap Sarwendah yang disorot netizen yang Suara Denpasar rangkum dari YouTube The Onsu Family.
1. Minum Asi Sarwendah
Betrand Peto beberapa waktu menghebohkan netizen karena meminum ASI Sarwendah. Karena perilakunya itu menjadi buah bibir netizen, membuat suami Sarwendah yang sekaligus Ayah sambung Bertrand Peto angkat bicara.
Ruben menjelaskan bahwa Sarwendah selalu memompa air ASI-nya dan menyimpannya di lemari pendingin.
ASI yang disimpan dilemari pendingin lah yang dicicipi oleh Bertrand, bukan dicicipi langsung dari Sarwendah seperti yang dibayangkan netizen.
2. Gendong Sarwendah Usai Berendam
Pada saat mereka sedang berlibur sekeluarga, Betrand Peto bersama Sarwendah terlihat tengah berendam di kolam renang. Usai berendam, Betrand Peto langsung menggendong Sarwendah yang saat itu terlihat mengenakan handuk.
Disaat itu lah Sarwendah ketakutan karena lantai terlihat licin.
“Onyo licin nyo, pelan-pelan nyo,” ucap sarwendah di channel YouTube The Onsu Family.
Baca Juga: 43 Ekor Penyu Hijau Nyaris Diselundupkan ke Bali
3. Tidak Sengaja Sentuh Bagian Sensitif Sarwendah
Perlakuan Betrand Peto kembali disorot usai dirinya secara tidak sengaja memegang area sensitif Sarwendah. Hal itu terlihat pada saat Sarwendah sedang berjualan di akun media sosialnya.
Tingkah laku itulah yang membuat netizen kembali ramai membicarakan tingkah laku Betrand Peto terhadap Sarwendah.
4. Peluk dan Cium Sarwendah
Betrand Peto sering terlihat memeluk dan mencium ibu sambungnya Sarwendah. Hal itulah yang membuat netizen berpikir negatif sehingga mendapat kritikan pedas dari netizen.
Namun, perlakuan yang Betran Peto tunjukan kepada Sarwendah itu tidak dipermasalahkan oleh Ruben Onsu. Menurutnya, peluk dan cium merupakan hal yang wajar dilakukan oleh seorang ibu dan anak.
Berita Terkait
-
Savage! Sarwendah Kini Tolak Betrand Peto, Ipar Ruben Onsu Sampai Melotot Beri Ancaman
-
Kedekatan Sarwendah dan Betrand Peto Dinilai Tak Wajar, Ruben Onsu Temukan Benda Tak Biasa di Kasur Onyo: Kok Ada Disini
-
Ada Kejanggalan yang Aneh Saat Betrand Peto dan Sarwendah Mesra Ini Buktinya, Cek Faktanya Disini
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
-
Jumhur Hidayat Tiba di Istana Dikabarkan Jadi Menteri LH: Banyak Tugas, Harus Kerja Keras
Terkini
-
BRI Perkuat Brand Lewat Clash of Legends 2026, Tampilkan Barcelona Legends di GBK Senayan Jakarta
-
Bisikan Prabowo yang Bikin Rocky Gerung Tertawa-tawa di Istana: Pokoknya Ada
-
Yuk ke GBK Senayan, Saksikan Barcelona Legends vs World Legends di Clash of Legends 2026 Bersama BRI
-
Reshuffle Kabinet Merah Putih, Prabowo Lantik Enam Pejabat Baru
-
Tompi Sebut Operasi Hidung karena Alasan Sinus Belum Tentu Berbohong, Bela Ria Ricis?
-
BRI Dukung Pergelaran Clash of Legends 2026, Barcelona Legends Siap Tanding di GBK Senayan Jakarta!
-
Jelang May Day, Pemerintah Siapkan Aturan Baru Outsourcing dan Satgas PHK
-
Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA
-
Sri Purnomo Divonis 6 Tahun Penjara, Sri Sultan Buka Suara: Hormati Hukum!
-
Keputusan Insentif Kendaraan Listrik Diserahkan ke Daerah, Pusat Dinilai Lempar Tanggung Jawab