Suara Denpasar – Maksud hati menggunakan Stadion Jatidiri Semarang sebagai Homebase oleh Arema FC ditolak Panser Biru – organisasi Suporter PSIS Semarang.
Laga pekan 18 lanjutan BRI liga 1 2022/2023 antara Arema FC vs Borneo FC sedianya digelar hari ini, (15/1/2022) harus tertunda.
Javier Roca selaku pelatih Arema FC tidak lagi mempersiapkan skuad Singo Edan untuk menghadapi Pesut Etam. Kali ini fokus tim langsung kepada PSIS Semarang.
Mengingat dil laga selanjutnya, Arema FC harus menjajal kekuatan PSIS Semarang. Laga pekan 19 itu akan dihelat di Stadion Jatidiri Semarang, Sabtu (21/1/2023).
“Tetap masih latihan. Kita sesuai jadwal, tanggal 21 kita melawan PSIS Semarang. Jadi kita latihan persiapan menghadapi PSIS Semarang,” kata Javier Roca dilansir dari laman Ligaindonesiabaru.com, (14/1/2023).
Selain itu, eks Pelatih Persik Kediri memastikan bahwa tim tidak akan menggelar laga uji coba di tengah persiapan menghadapi PSIS Semarang.
Di tengah jadwal kompetisi yang sudah berjalan, menurutnya yang paling penting adalah menjaga kondisi pemain dan memantapkan taktik dan strategi tim.
“Kemarin kan (uji coba) sudah. Paling nanti ada tujuh sesi latihan sebelum pertandingan berikutnya,” jelasnya.
Dia enggan menyebut ditundanya laga melawan Borneo FC sebagai keuntungan bagi Arema FC sehingga dapat mempersiapkan tim lebih panjang lagi.
Baca Juga: Penculik dan Pembunuh Anak di Makassar Datang ke Rumah Korban Tawarkan Bantuan
Ia mengatakan kondisi skuat Arema FC saat ini dalam kondisi siap tempur di putaran kedua BRI Liga 1 2022/2023.
Secara taktik, strategi dan kondisi fisik pemain persiapan Arema FC sudah cukup matang meski ditinggal beberapa pemainnya di jeda paruh musim.
Namun kembalinya beberapa pemain yang pulih dari cedera seperti Kushedya Hari Yudo dan Syaeful Anwar menambah kekuatan tim di putaran kedua.
“Kita selalu siapkan pemain untuk pertandingan dan itu (penundaan) situasi yang normal,” lanjut pelatih asal Chile tersebut.
Untuk ketahui, penolakan Panser Biru terhadap Arema FC berlaga di Jatidiri Semarang sebagai tuan rumah.
Pasalnya, pasca Tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022 lalu, Arema FC dilarang menggunakan stadion Kanjuruhan Malang.
Singo edan pun diwajibkan memilih stadion sebagai markas jauh dari Kota Malang. Stadion miliki PSIS Semarang sempat diputuskan menjadi markas Sementara Singo Edan.
Namu itu batal dilakukan karena ada penolakan dari Panser Biru. Meski ditolak, Arema Fc masih tetap diizinkan bermain di Stadion Jatidiri Semarang sebagai tim tamu. (Rizal/*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Urutan Pemakaian Serum, Essence, dan Moisturizer yang Benar Saat Skincare-an
-
Pemangkasan Tarif UMKM hingga 50 Persen di e-Commerce Masih Dibahas Pemerintah
-
Sudah Ditolak, Persija Belum Kapok Kejar Tanda Tangan Eks Pemain AS Roma
-
Proyek Mobil Listrik Nasional di Subang Akan Mulai Produksi di 2028
-
Momen Purbaya Cecar Direktur Kemenhub! Bongkar "Uang Gelap": Lo-Lo Bikin Rugi Devisa Rp 3 Triliun
-
Cicil Emas Lebih Mudah, BRI Hadirkan Layanan Pembiayaan Emas di BRImo
-
Kata Pemprov DKI Soal JPO Viral Tanpa Tangga di Depan Gedung DPR RI
-
Ratusan Pelajar SMA di Karo Diduga Keracunan MBG, Terungkap SPPG Milik Kodim
-
Lawan Arus di Rawa Buaya, Warga Minta Jalur Alternatif ke Duri Kosambi
-
Getol Kritik Dampak Proyek PLTA, Solidaritas Perempuan Poso Sempat Digertak Pejabat Pemkab