Suara Denpasar - Dua klub K2 promosi ke K League 1, namun sayang klub Asanawi Mangkualam belum beruntung.
Seperti yang telah banyak diberitakan media bahwa klub Asnawi Mangkualam di Korea Selatan Ansan Greeners FC, gagal promosi musim 2023 ini.
Klub internasional pemuda Makassar itu gagal karena banyak hal, salah satunya perombakan besar-besaran di kepelatihan.
Idealisme pelatih baru yang tak dapat dipahami para pendukung Asnawi Mangkualam, membuat klub gagal sukses.
Hingga akhirnya pelatih itu pun harus mundur di tengah pergulatan, dan digantikan pelatih Lim Jong Heon.
Baiknya, Lim Jong Heon yang peka akan keinginan para pendukung Asnawi Mangkualam bertindak cepat.
Menjadikan Ansan Greeners FC naik ke posisi tujuh, klasemen akhir musim 2022.
Walaupun harus bertahan di K League 2, setidaknya tak berada didasar klasemen hingga tak menimbulkan kekacauan di mesia sosial.
Sementara itu, dua klub yang naik ke K League 1 dari K League 2 adalah Daejeon Hana Citizen dan Gwangju FC.
Daejeon Hana Citizen tercatat memiliki poin yang sangat jauh, dari klub-klub yang ada di bawahnya.
Disusul Gwangju FC juga dengan poin yang fantastis, meninggalkan Ansan Greeners FC jauh dibawahnya.
Yang menggembirakan, pendukung Asnawi Mangkualam kini bagai telah menyatu dengan Ansan Greeners FC.
Mereka bahkan mendoakan Asnawi Mangkualam tak lagi melaju sendirian ke K1, tapi wajib bersama tim yang lainnya.
Hal itu membuat Asnawi Mangkualam senang, karena kerusuhan di media sosial mereda karenanya.
Dukungan tidak hanya ditujukan pada Asnawi Mangkualam seorang, tapi lengkap dengan tim yang dibelanya.
"I dont know this club before Asnawi joined, I like the club culture (sebelum Asnawi bergabung, saya tidak mengenal klub ini)," tulis @m.a.cakrawijaya.
"Semoga naik kasta," tulis @asad_noh.
"Good luck Ansan, good luck Asnawi," tulis @ilhamumardi. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Terpopuler: Waktu yang Ideal untuk Ganti HP, Rekomendasi HP untuk Jangka Panjang
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
-
Resmi Dibuka! Jadwal Penukaran Uang Baru 2026 Periode Kedua di PINTAR BI Go Id
-
Murka ke Wasit Majed Al-Shamrani, Bojan Hodak: Kita Akan Lihat!
Terkini
-
Wamensos Agus Jabo: Siswa Sekolah Rakyat Masuk Tanpa Seleksi Akademis
-
Bahaya di Balik Keharuman: Mengapa Vape Tetap Menjadi Racun bagi Tubuh?
-
Ferrari Bawa DNA Balap ke Mobil Listrik Pertamanya, Bisa Melesat 309 KM per Jam
-
Bela Gianluca Prestianni, Jose Luis Chilavert Sebut Vinicus Jr Sumber Masalah
-
Geger! 4 Bocah Diduga Dicabuli Remaja 18 Tahun di Tangsel, Korban Sempat Diberi Minuman Misterius
-
KPK Ungkap Alasan Bos Maktour Fuad Hasan Masyhur Tak Dicegah ke Luar Negeri Lagi
-
Inara Rusli dan Wardatina Mawa Saling Sindir, Ada yang Dibilang Sibuk Jadi Artis Baru
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Krakatau Steel: Jaringan Gas Kunci Ekspansi Industri di Cilegon
-
Fenomena War Takjil! Berburu Kudapan Berbuka jadi Ajang Seru-seruan Lintas Agama