Suara Denpasar – Bakal Calon Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Ketum PSSI), La Nyalla Mahmud Mattalitti menginginkan Industri Sepak Bola di Indonesia bisa tumbuh mandiri dan berkembang.
Hal itu La Nyalla Mattalitti sampaikan saat menjalin komunikasi dengan pemilik suara di Jawa Timur.
Selain itu, La Nyalla Mattalitti juga mengatakan dengan tegas bahwa tidak boleh ada kartel di sepak bola Indonesia.
“Saya memastikan bahwa sepak bola harus tumbuh mandiri dan fair. Tidak boleh ada kartel di sepak bola Indonesia yang milik rakyat ini,” ucap La Nyalla Mattalitti dalam keterangan resminya di Jakarta. Minggu, (22/1/2023).
“Saya ingin klub-klub di Indonesia tumbuh, industri (Sepak Bola) ini tumbuh, bukan klub yang sekarat, kejar-kejaran dengan harga pemain. Isinya harus anak negeri kita yang main, anak-anak bangsakita,” tambah pria yang saat ini berusia 63 tahun itu.
Lebih lanjut, La Nyalla Mattalitti juga berjanji apabila ia terpilih menjadi Ketua Umum PSSI periode 2023-2027. Ia akan memberantas mafia sepak bola di Indonesia dan ingin membawa sepak bola Indonesia lebih berprestasi.
“Yang jelas, tidak ada tempat sedikitpun bagi mafia bola, kita berantas mereka semua. Itu sudah saya buktikan. Karena, Indonesia yang pemenang, industri sepak bolanya akan tumbuh,” tuturnya, dikutip Suara Denpasar dari Antara.
Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI untuk pemilihan Ketua Umum PSSI rencananya akan digelar pada hari Kamis, (16/2/2023) mendatang. (*/Dinda)
Baca Juga: 5 Cara Mengatasi GERD Secara Alami Tanpa Obat pada Ibu Hamil
Berita Terkait
-
Maju Calon Ketum PSSI Lagi, Ini Target Utama LaNyalla Mattalitti
-
Pengamat Percaya Erick Thohir Punya Nyali Bersihkan PSSI
-
Shayne Pattynama Done! Sosok Ini Segera Diikat PSSI, Calon Naturalisasi Gebrak Liga Inggris, Lihat Aksinya
-
Zainudin Amali Nyalon Waketum PSSI Dinilai Kurang Etis: Menpora Harus Memayungi Semua Cabang Olahraga
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
THM Panhead Jadi Perbincangan usai Kasus Penembakan TNI dan Temuan Senjata Rakitan
-
Pernah Dipakai Runner Harian, Sekarang 7 Sepatu Lari Ini Justru Jadi Barang Koleksi Mahal
-
Cetak Sejarah! Dhea Natasya Jadi Atlet Perempuan Indonesia Pertama di World Longboard Tour 2026
-
Ayah dan Anak Tewas dalam Rumah Terbakar di Musi Banyuasin, Warga Tak Sempat Menolong
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Pesirah Bank Sumsel Babel Kini Jadi Pilihan Anak Muda Sumsel untuk Bangun Dana Darurat
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha