Suara.com - Pengamat sepak bola, Rony Samloy meyakini langkah dan rencana Erick Thohir bersih-bersih di tubuh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) akan terwujud. Pasalnya, ia percaya dengan rekam jejak Erick di kementerian BUMN yang berani sapu bersih oknum koruptor akan dilakukan hal yang sama di PSSI.
Menurutnya, mantan Bos Inter Milan itu selain sebagai sosok pebisnis sukses, juga ditopang dengan segudang pengalaman internasional sehingga upaya membawa sepak bola Indonesia berprestasi di tahun-tahun ke depan akan mudah terwujud. Asalkan didukung oleh tim yang kuat dan solid.
“Saya sepakat dengan komitmen Erick Thohir untuk bersihkan orang-orang bermasalah di tubuh PSSI. Utamanya PSSI harus didrive oleh mayoritas pebisnis seperti bung Erick Thohir,” kata pengamat sepak bola, Rony Samloy kepada wartawan, Minggu (22/1).
Menurut Samloy, permasalahan utama yang menjadikan sepak bola Indonesia tidak berkembang adalah karena jejaring orang-orang lama di tubuh PSSI yang tidak pernah diganti, meski pucuk pimpinannya silih berganti.
“Kendala utama selama ini PSSI masih dikuasai jaringan kelompok lama yang menjadikan sepakbola Indonesia lahan pragmatis,” ujarnya.
Untuk itu, ia optimis desakan revolusi PSSI oleh masyarakat pecinta sepak bola Indonesia akan diwujudkan oleh Erick Thohir pada kepemimpinannya nanti.
“Harus ada revolusi besar di PSSI. Yang paling penting hindari parameter primordialistik dan pandangan sektarian,” ucapnya.
Samloy juga berharap agar Erick Thohir ke depan memberikan perhatian khusus pada sistem rekrutmen pemain-pemain muda untuk membela Tim Nasional (Timnas) Indonesia. Pasalnya, selama ini sistem rekrutmen pemain masih menggunakan pendekatan orang dalam atau lebih jelasnya sogokan.
“Jangan ada titip-titipan dalam setiap rekrutmen pemain-pemain timnas. Sepanjang masih ada sindrome atau penyakit seperti ini, jangan berharap sepakbola kita bisa jaya di level Internasional, minimal Jadi Raja di Asia Tenggara,” jelasnya.
Baca Juga: Ternyata Kebijakan Jokowi Ini yang Buat Indonesia Keluar dari Jeratan Pandemi Covid-19
Lebih jauh lanjut Samloy, sistem dalam organisasi induk sepak bola Indonesia perlu diubah dengan mengutamakan keterbukaan, khususnya bagi para pejabat di PSSI. Jika hal ini tidak dilakukan, sepak bola Indonesia akan berjalan ditempat meski PSSI mendatangkan pelatih sekelas Carlo Ancelotti ataupun Jurgen Klop.
“Sepanjang tidak ada keterbukaan dan keikhlasan para pemangku kepentingan sepakbola, khususnya di PSSI, sepakbola kita tetap jalan di tempat sekalipun kita mampu membeli pelatih sekaliber Jurgen Klop atau Carlo Ancelotti,” tegasnya.
Samloy juga menyarankan agar PSSI mengikuti perkembangan sepak bola dunia yang makin modern, dan tinggalkan sistem nepotisme yang selalu menggunakan anasir-anasir politk SARA.
“Sepakbola modern sesungguhnya sudah menuju era modernisasi sehingga anasir2 politik berbasis SARA harus bisa dieliminasi,” tutupnya.
Seperti diketahui, Erick Thohir mempunyai catatan mentereng di dunia olahraga khususnya sepak bola. Dia pernah menjadi Presiden Inter Milan.
Selain itu, Erick Thohir juga pernah tercatat sebagai pemilik klub MLS, DC United.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya
-
Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang
-
Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?
-
Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang
-
Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024
-
Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta
-
Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang
-
Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi
-
Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste
-
Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu