/
Selasa, 31 Januari 2023 | 08:20 WIB
Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, Wayan Koster dan Cok Ace (ANTARA)

Suara Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster secara blak-blakan mengatakan akan maju lagi pada pemilu 2024 menjadi calon Gubernur Bali.

Keinginan itu disampaikan Wayan Koster usai menghadiri rapat Paripurna ke - 3 DPRD Provinsi Bali Masa Persidangan I Tahun Sidang 2023 di Ruang Sidang Utama DPRD Provinsi Bali, Senin, (30/1/2023) siang. 

"Maju lagi lah. Sudah maju kok mundur lagi," katanya singkat.

Selain itu, saat melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Gedung Kesenian Gde Manik, di Kabupaten Buleleng pada Minggu (29/1) lalu, Wayan Koster mengatakan bahwa di masa kepemimpinannya sekarang memang sudah banyak hal yang telah dicapai, namun masih beberapa yang perlu dilanjutkan.

Dia juga mengatakan akan tetap menggandeng Tjokorda Artha Ardhana Sukawati atau Cok Ace sebagai wakilnya untuk periode kedua nanti.

"Saya harap doa restu masyarakat di Buleleng untuk mendoakan saya agar bisa melanjutkan kepemimpinan saya bersama Pak Wagub agar pembangunan di Bali bisa tuntas."

"Banyak yang sudah dicapai, tapi ada yang belum diselesaikan secara tuntas. Maka dari itu, untuk kepentingan Bali di masa yang akan datang, program dari visi Nangun Sat Kerti Loka Bali ini memang harus dijalankan secara berkesinambungan ke depan," imbuh Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali itu.

Koster memang memiliki peluang untuk menang lagi pada pilgub Bali 2024 nanti. Mengingat beberapa hasil survei terbaru menunjukan dukungan terhadap Koster masih sangat tinggi. 

Selain itu, rekam jejak Koster di dunia politik memang terbilang mulus. Dia selalu menang dalam pertarungan politik baik di legislatif maupun eksekutif.

Baca Juga: Mengetahui Semua Tim Liga 1 Ingin Kalahkan Persib Bandung, Marc Klok Janjikan Penampilan Lebih Baik

Rekam jejak tersebut diceritakan langsung oleh Gubernur Bali itu saat kegiatan Kursus Kepemimpinan Lanjut (KKL) I, Pemuda Katolik se-Indonesia yang diselenggarakan di Denpasar Bali beberapa waktu lalu.

Koster mengaku sejak pertama kali masuk ke partai politik, dia langsung mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI. Periode pertama tahun 2004, periode kedua pada 2009 dan periode ketiga tahun 2914, menurut Koster, dia selalu menang dengan dukungan terbanyak.

"2004 saya terpilih sebagai anggota DPR RI, pemilu 2009 maju lagi saya dapat suara terbanyak di Bali, suara saya itu 185.901 ribu, tertinggi dari 9 nama anggota DPR terpilih dari Bali, dan nomor 7 nasional dari 550 Anggota DPR RI. Kemudian di periode ketiga menjadi anggota DPR RI tahun 2014, saya dapat suara terbanyak lagi dengan raihan 260.363 ribu suara, tertinggi di Bali dan nomor 3 tertinggi secara nasional," ucapnya.

"Setelah itu, karena masa jabatan saya di DPR RI untuk periode ketiga itu sampai tahun 2019, maka saya maju jadi Gubernur Bali pada pilkada Juni 2018. Astungkara terpilih menjadi Gubernur dengan perolehan suara 57,68 persen," sambung pria asal Desa Bali Aga, Buleleng itu. (Rizal/*)

Load More