- Program Waitlist Bittime Flexible Futures batch pertama berakhir 6 Februari 2026, menarik lebih dari 4.000 partisipan.
- Platform Bittime yang diawasi OJK ini membuka akses 100 pengguna terpilih mencoba fitur baru.
- Bittime berencana membuka waitlist tahap kedua bagi 300 pengguna terpilih untuk fitur beta tersebut.
Suara.com - Program Waitlist Beta Bittime Flexible Futures batch pertama resmi berakhir pada 6 Februari 2026, kemarin. Hanya dalam dua minggu program waitlist eksklusif early bird access yang membagikan trial funds hingga $1,500 USDT ini, berhasil menarik perhatian hingga lebih dari 4000 partisipan.
Program yang digadang oleh Bittime, platform pertukaran aset kripto yang telah memperoleh izin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membuka kesempatan bagi 100 orang pengguna terpilih untuk mencoba fitur terbaru #BittimeFlexibleFutures.
Mengusung mekanisme “Early Come, Early Access”, di mana pengguna yang lebih dahulu mendaftar memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan akses lebih awal ke fitur Beta Bittime Flexible Futures, terbukti berhasil menarik perhatian para trader aset kripto Indonesia.
Ini menunjukkan besarnya antusiasme masyarakat terhadap fitur perpetual futures dengan model fleksibel yang dirancang untuk memberikan pengalaman trading yang transparan dan mudah diakses oleh berbagai segmen trader.
Selain itu, program trial funds juga turut memberi kesempatan bagi para trader untuk lebih dulu mengeksplorasi fitur perpetual futures dengan risiko lebih rendah.
Bentuk antusiasme ini juga ditunjukkan oleh beberapa Key Opinion Leader (KOL) yang turut membagikan pengalamannya mengakses fitur beta Bittime Flexible Futures.
Di antaranya Mickeymrdt, melalui platform X (Twitter) miliknya, ia membagikan pengalaman menggunakan trial funds $150 untuk derivatif trading pada aset Bitcoin (BTC) dan Solana (SOL).
“Bittime Flexible Futures benar-benar positif sebagai exchange lokal, fiturnya sudah onpar dengan platform global. UI-nya clean dan intuitif, seamless untuk fast decision dengan dukungan leverage hingga x25 dan fitur risk management lengkap seperti TP/SL serta pilihan margin Cross dan Isolated," ungkap Mickey.
"Dengan dukungan trial funds pada fase beta, trader memiliki kesempatan menarik untuk eksplor futures secara lebih nyaman di platform yang sudah berizin dan diawasi di Indonesia,” tambahnya.
Baca Juga: Bursa Kripto Global Ini Catatkan Kepemilikan Aset Rp486 Triliun
Hal ini menegaskan komitmen Bittime dalam memberikan pengalaman trading yang fleksibel dan mudah diakses oleh berbagai segmen trader. Fleksibilitas ini menjadi nilai jual utama dan diwujudkan melalui empat aspek utama, yakni Flexible Wallet, Flexible Leverage, Flexible Trading Pairs, dan Flexible Margin Mode.
Lebih lanjut, kedepannya Bittime akan kembali menghadirkan program waitlist tahap kedua yang terbuka bagi 300 orang terpilih untuk dapat lebih dahulu mengakses fitur beta Bittime Flexible Futures.
Melalui ini, Bittime optimistis tidak hanya menghadirkan inovasi baru pasar perpetual futures, tetapi juga membangun kepercayaan jangka panjang dengan komunitas trader di Indonesia.
Dengan perpaduan antara kepatuhan terhadap regulasi dan inovasi, produk yang adaptif, Bittime berharap dapat mendorong pertumbuhan ekosistem aset kripto yang lebih profesional dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Namun tentu, perlu dipahami, investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal tersebut termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna.
Oleh karena itu, sangat penting mengetahui tingkat toleransi risiko, serta strategi dan metode investasi yang sesuai bagi masing-masing profil sebelum memulai perdagangan atau investasi aset kripto.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Data BPS Ungkap Emas Deflasi di Maret 2026 Usai Inflasi 30 Bulan Beruntun
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Petani Tebu Blora, Siap Fasilitasi Penyaluran ke PG di Jawa Tengah
-
82 Orang Diperiksa dalam Kasus PT DSI, Ada Dude Herlino dan Alyssa Soebandono
-
Mudik Lebaran 2026: Penggunaan SPKLU PLN Melonjak 4 Kali Lipat
-
Pengusaha Soroti Risiko Ekonomi di Balik Imbauan WFH dan Pembatasan BBM Subsidi
-
Neraca Perdagangan RI Surplus 2,23 Miliar USD di Januari-Februari 2026, Naik 70 Bulan Beruntun
-
Waskita Karya Catat Laba Kotor Rp1,58 Triliun, Genjot Percepat Penyehatan Keuangan
-
SPBE Bekasi Terbakar: Pertamina Patra Niaga Gagap Soal Data Korban, Investigasi Masih Gelap
-
Hadiah Prabowo dari Jepang-Korsel, Kantongi Komitmen Investasi Rp 575 Triliun
-
Iran Ungkap Rahasia Donald Trump 'Manipulasi' Harga Saham dan Minyak