Suara Denpasar - Kepala Desa (Kades) viral Hoho Alkaf yang memiliki banyak tato di tubuhnya mengaku tak pernah mendapat teguran. Hal itu ia ungkapkan saat ditemui Dedi Mulyadi.
Setelah berbincang-bincang mengenai tato di tubuh Hoho Alkaf yang totalnya ada 30 motif, Kang Dedi Mulyadi bertanya apakah dalam kiprahnya selama menjadi kades tak pernah mendapat teguran.
Selain bertato Kades Hoho juga gemar memakai anting di kedua daun telinganya.
“Pake baju dinas itu, pake baju yang putih-putih yang kayak pelaut? PDUB namanya dianting sini juga?” tanya Kang Dedi, dikutip dari Kanal KDM pada Rabu (2/1).
“Iya,” kata Kades Hoho.
“Pake baju CV dianting juga?” tanya Kang Dedi lagi.
“Iya,” jawab Hoho.
“Pernah ditegur gak ama camat?,” tanya Kang Dedi.
Kades Hoho mengaku tak pernah mendapat teguran baik dari Camat maupun Bupati setempat. Ia mengatakan dirinya hanya berpenampilan apa adanya lantaran sebelum terpilih sebagai Kepala Desa, penampilannya pun sudah bertato.
Baca Juga: Jadi Maling Motor, Seorang Warga Sungai Raya Ditangkap Polisi
“Belum jadi (kades) juga udah kayak gini, apa ada nya kayak gini Pak Dedi, misal acara resmi mungkin sebelum ngomong udah males duluan. Kalau gak kayak gitu namanya bukan Hoho,” ujarnya.
Dedi Mulyadi kemudian memberikan pesan kepada orang-orang yang memiliki penampilan sama dengan Kades Hoho agar tak segan bila ingin mencalonkan diri menjadi Kepala Desa.
“Dan yang paling utama ini spirit ya, bagi temen-temen yang lain di seluruh Indonesia, kan yang berpenampilan seperti Pak Kades ini banyak. Anak-anak muda yang melewati masa-masa muda dengan berbagai kontroversi, jangan ragu untuk mencalonkan diri menjadi kepala desa,” kata Kang Dedi.
“Dengan harapan kalau sudah menjadi kepala Desa jangan ngentit dana desa itu aja,” tambahnya.
Kades Hoho kemudian berpesan kepada orang-orang bertato agar bisa membuktikan dirinya sebagai pribadi yang baik.
“Buat temen-temen masyarakat yang bertato pokoknya tunjukanlah kalau kalian itu bener-bener orang baik,” ujarnya. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Disambangi Dedi Mulyadi, Kembaran Selvi Mahasiswi Cianjur yang Meninggal Ditabrak Ungkap Firasat Terakhirnya
-
Sidang Cerai! Ambu Anne dan Kang Dedi Saling Bongkar, Buka-Bukaan Pembelian Mobil Alphard Sampai Ngutang Biaya Pilkada
-
Imbas Gugatan Cerai! Telur, Beras, Biaya Popok Nyi Hyang dan Tagihan Listrik Jadi Bukti Sidang Cerai Ambu Anne dan Kang Dedi
-
Kang Dedi Mulyadi Soroti Limbah Tailing Freeport di Papua: Ini Serius, Ribuan Warga Menderita!
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Buka Pasar Murah dan Pameran UMKM di Papua, Wamendagri Ribka Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif
-
Geger di Lintasan Mandiri Jogja Marathon, Insiden Marshal dan Ajudan Danrem Berakhir Damai
-
Pra-Acara Day of Petroleum 2026: Konservasi Penyu, Tanam Pandan, dan Bersih Pantai di Patihan
-
Listrik Jawa Byar Pet, Bos PLN Minta Maaf Sebelum Menghadap Prabowo di Istana
-
Wamendagri Wiyagus Apresiasi Pengobatan Gratis dan Donor Darah oleh Pemprov Papua
-
Dor Dor! Penembakan Sadis di Sekolah SMA, 3 Siswa Tewas Mengenaskan di Filipina
-
Tak Mau Disalahkan, Bahlil Serahkan Urusan Mati Lampu ke PLN
-
Gandeng Bebi Romeo, Duo Antonia Rilis 'Suara Hati' sebagai Simbol Keberanian Perempuan
-
Listrik Byar Pet, Pengamat UGM: PLN Jangan Jadi 'Perusahaan Lilin Negara'
-
Fokus Urus Perut Rakyat, AHY Ingatkan 2029 Masih Lama Saat Ditanya Isu Prabowo-Gibran 2 Periode