Suara Denpasar – Pesepakbola tidak seperti karyawan biasa yang bisa dipecat jika masih terikat kontrak dengan klub.
Hal itu diungkapkan CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi. Hal itu pula menjadi alasan pihaknya tidak memecat Flavio Beck Junior meski tidak didaftarkan dalam skuad Mahesa Jenar.
Flavio Beck Junior bukan lah pemain baru asing baru bagi PSIS Semarang. Ia tercatat dalam bagian Laskar Mahesa Jenar sejak beberapa musim sebelumnya.
Oleh PSIS Semarang, pemain asing itu pernah dipecat dalam masa kontrak. Flavio pun bereaksi dengan melaporkan hal yang dialaminya kepada FIFA.
FIFA pun mengabulkan permintaan Flavio Beck Junior dan menjatuhkan sanksi kepada PSIS Semarang. Laskar Mahesa Jenar diwajibkan mengontrak sang pemain 1,5 tahun.
Setelah dikontrak, Flavio lalu dipinjamkan ke klub lain lalu kembali ke PSIS Semarang di paruh musim BRI Liga 1 2021/2022.
Setelah musim tersebut berakhir, PSIS Semarang hanya mengumumkan perpisahan 2 pemain asing. Yakni Chevy Walls, Wallace Costa lalu menyusul Alie Sesay serta Jonathan Cantillana.
Sementara nama Flavio Beck Junior tak kunjung dilepas meski yang bersangkutan tak didaftarkan sebagai skuad PSIS Semarang.
Hidari Sanksi FIFA
Baca Juga: Termasuk Jonathan Cantillana, Eks PSIS Semarang Lainnya Perkuat PSS Sleman Kontra Persib Bandung
Manajemen PSIS Semarang tidak melepas Flavio Beck Junior untuk menghindari Sanksi FIFA.
“Dulu Flavio kita pecat, terus dia lapor FIFA. Dari FIFA Flavio harus dikontrak 1,5 tahun. Itu dari FIFA. Jadi kalau kita tidak pakai Flavio itu tidak apa-apa. Tapi, kita harus tetap bayar gajih,” kata Yoyok Sukawi.
Pertanyaan itu dilansir Suara Denpasar dari Channel YouTube Yoyok Sukawi dalam konten yang menampilkan perbincangannya dengan pentolan Panser Biru dan Snex, tayang 12 April 2022 pada menit 9 dalam video yang berdurasi 31 menit itu.
“Itu aturan sepakbola kayak gitu, kalau kita tidak mau. Nanti PSIS dihukum. Dihukum macam-macam (seperti-red) tidak boleh mendaftarkan pemain baru, tidak boleh ikut Liga,” tegas Yoyok.
Flavio Pertanyakan Gaji
Karena masih terikat kontrak dengan PSIS Semarang, Flavio Beck Junior dalam beberapa unggahan instagram klub memberikan kode.
Kode itu pun dinilai oleh netizen sebagai peringatan kepada bos Yoyok SUkawi terhadap gaji. Dan akhirnya kini terang-terang mempernyatukan salary.
“Salary (gaji-red)?,” tulis @flaviobeckjunior dalam unggahan PSIS Semarang, Jumat (3/2/2023). Ia juga menandai akun instagram Yoyok Sukawi.
Namun pertanyaan itu belum mendapat respon dari klub, hingga artikel ini diturunkan. *
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Seberapa Besar Kontribusi Ajang MotoGP ke Perekonomian
-
Bursa Mineral Segera Meluncur, OJK Buka Lowongan Kerja
-
Kata-kata Justin Hubner Yakinkan Ole Romeny Mudik ke Liga Belanda Bersama Fortuna Sittard
-
Gary Neville Kritik Taktik dan Komentar Tuchel soal 'DNA Inggris' Usai Tersingkir dari Piala Dunia
-
MBG Berpotensi Lebih Menguntungkan Tengkulak daripada Petani
-
5 Film dan Serial Romantis Netflix Paling Banyak Ditonton Sepanjang 2026
-
Final Piala Dunia 2026 Terancam Kabut Asap, Duel Argentina vs Spanyol dalam Ancaman Kebakaran Hutan
-
Kerap Jadi Sorotan, Ini Tugas dan Fungsi Jampidsus Serta 7 Jaksa Agung Muda di Kejagung
-
Igor Tolic Mengikhlaskan Frans Putros Pergi dari Persib Bandung
-
Tren Curhat ke AI Meningkat, Pakar Ingatkan Jangan Bagikan Data Pribadi