Suara Denpasar – Lanjutan kompetisi BRI Liga 1 yang mempertemukan PSIS Semarang dengan Persebaya Surabaya resmi ditunda karena faktor keamanan.
Sesuai jadwal, seharusnya laga yang mempertemukan Laskar Mahesa Jenar dengan Bajol ijo tersebut diadakan pada rabu (8/2/2023) esok di Stadion Jatidiri.
Dalam unggahannya di akun Instagram @psisofficial, warganet menilai alasan penundaan pertandingan dinilai tidak masuk akal.
Bahkan beberapa menduga sebagai taktik, lantaran banyaknya pemain yang cedera pasca kontra dengan Persik Kediri di Stadion Brawijaya sabtu (4/2/2023) lalu.
Seperti dilansir dari website resminya, kemenangan PSIS menjadi kemenangan termahal karena harus menumbalkan tiga pemain sekaligus.
Dua pemain mengalami hamstring yakni Hulk (Wahyu Prast) dan Carlos Fortes. Sementara Adi Satria kakinya merasa sakit akibat benturan.
“Ngenteni pemain PSIS sembuh cedera,”komentar akun @greencyber.27 di kolom komentar akun Instagram @psisofficial.
“Pemain cedera = tunda,”komentar akun @ahmdmdhfr.
Sementara dilansir dari website resmi PSIS, Ketua Panpel PSIS Danur Rispriyanto mengungkapkan telah melakukan berbagai upaya agar mendapat izin dari pihak keamanan. Namun dari hasil rapat koordinasi belum mendapat izin.
Baca Juga: PSIS Semarang Rem Lima Kemenangan Beruntun Persebaya Surabaya, Keamanan Jadi Penyebabnya
“Berbagai upaya sudah dilakukan, namun dari pihak kepolisian belum memberi izin dan memberi saran laga tersebut ditunda,” ujarnya.
Sementara itu, terkait kondisi tiga pemain cedera, tim medis PSIS akan melakukan observasi lebih lanjut dengan melakukan pemeriksaan lanjutan seperti Magnetic Resonance Imaging (MRI) setelah hilangnya bengkak akibat cedera pada pemain tersebut.(Askara/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Sumber Daya Air Dipastikan Aman Jelang Libur Lebaran 2026
-
Gegara Kematian Badak Jawa, Pegiat Satwa Resmi Layangkan Somasi ke Kemenhut dan BTNUK