Suara Denpasar – Saat ini sudah tersebar di berbagai kota Indonesia warung kelontong Madura yang buka 24 jam nonstop setiap hari. Termask di Bali. Berdasarkan pengalaman penjual, ternyata ada juga model pembeli yang nakal yang patut diwaspadai.
Saat ini warung Madura memang sudah menjadi fenomena unik di perkotaan. Warung-warung ini bertebaran, mengalahkan jumlah tukang cukur Madura atau sate Madura.
Bahkan, di sejumlah kota besar yang padat penduduk, keberadaan warung Madura satu sama lain sudah berimpitan. Mereka sangat dekat.
Di tengah fenomena ini, ada juga cerita-cerita dari para pengelolanya. Seperti diungkap Daviatul Umam, seorang karyawan atau penjual di Warung Madura yang ada di Tangerang.
Meski menyadari pembeli adalah raja, Daviatul menyatakan ada saja “raja” yang ngeselin. Tipe pembeli yang ngeselin dia bagi dalam tiga tingkat: 1, 2, dan tiga. Atau tingkat rendah, sedang, hingga tingkat berat atau berbahaya.
Tingkat rendah ini contohnya menggenakan tangan kiri, manjanya minta ampun seperti minta plastik meski barang belanjaannya secuil, hingga tidak mau turun dari motor lalu memanggil dan meminta barang yang dibeli diantarkan.
“Ada juga yang manggil-manggil dari sana (dari luar toko) tanpa turun dari motornya. Dan barang yang dibelinya minta dianterin ke sana. Parah, ya?” ucapnya lantas tertawa dikutip dari Youtube Daviatul Umam, Sabtu (11/2023).
Berikutnya, yang tingkat kedua, juga bikin ngeselin. Tipe pembeli ini sering menyanggah soal harga dengan mengucap kata “bukannya”.
“’Bang, beli rokok’. Saya ambilin. ‘berapa, Bang?’. 16 (ribu). ‘Bukannya 15 (ribu)?’ Saya berpikir, kata ‘bukannya’ itu berpatokan ke mana coba?” kata dia lalu tertawa kecil.
Nah, ada juga tipe pembeli yang tingkat berat. Tingkat ketiga ini, menurut dia cukup berbahaya.
“Ini pembeli nakal papan atas,” katanya.
Menurut dia, tipe pembeli ini tukang tipu. Contohnya pembeli bensin. Sekadar diketahui, biasanya Warung Madura ini juga jualan bensin yang disebut Pertamini.
Nah, setelah bensin dituangkan ke sepeda motor, sang pembeli ini tidak langsung membayar, lalu pergi dengan alasan macam-macam bilangnya sebentar akan kembali. Akan tetapi tidak kembali.
“Sering banget saya ketipu orang seperti itu,” paparnya.
Bahkan, tipe pembeli yang menipu ini biasanya menitipkan barang atau surat-surat motor dengan alasan tidak membawa uang cash.
Berita Terkait
-
Madura United Kalah dari Persis Solo 2-3, Fans Minta Wasit Diruqyah
-
Egy Maulana Vikri Cetak Gol Debut, Eks Persib Gagal Tahan Madura United, Asuhan Shin Tae Yong Dipuji Pelatih Dewa United
-
Madura United Coret Eks Persib Setelah Bermain Imbang Kontra Dewa United, Gol Hugo Gomes Selamatkan Sape Kerrab
-
Merinding! Reva AdiHisteris Mengetahui Pelatih Madura United Fabio Lefundes Mengajukan Pengunduran Diri
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
5 Poin Penting Kasus Pencemaran Asam Nitrat PT Vopak Terminal Merak yang Bikin Geger Cilegon
-
Setelah Penantian 12 Tahun, Akhirnya Bunga Bangkai Raksasa Mekar Sempurna di Kebun Raya Bogor
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Liam Rosenior Tuduh Arsenal Tak Hormati Chelsea, Mikel Arteta Bantah Keras
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
Sulis Jadi Simbol Perempuan Muslim Berdaya Fatayat NU
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong