Suara Denpasar - Pelatih Timnas Indonesia U-20, Shin Tae-yong mencurahkan isi hatinya ke media Korea mengenai situasi yang dialaminya karena mengalami kesulitan saat mengumpulkan pemain dalam pemusatan latihan (TC).
Shin Tae-yong sejauh ini diketahui telah memanggil sebanyak 30 nama untuk mengikuti TC Timnas Indonesia U-20 sebagai persiapan di ajang Piala Asia U-20 2023 nanti.
Namun, sejauh ini dari ke-30 nama tersebut, belum semua pemain bergabung mengikuti TC.
Seperti Marselino Ferdinan dan Ronaldo Kwateh yang saat ini berada di Eropa.
Lalu ada empat pemain Persija Jakarta yang sampai sekarang juga belum ikut bergabung serta dua nama lagi dari Persib.
Mengalami kesulitan dalam mengumpulkan pemain tersebut, Shin Tae-yong seperti tidak puas.
Karena, ia sendiri telah membuat roadmap TC jangka panjang sebagai persiapan Timnas Indonesia di Piala Asia U-20 dan Piala Dunia U-20 2023.
Maka dari itu, mantan pelatih Korea Selatan ini mencurahkan uneg-unegnya mengenai situasi yang dialaminya di timnas Indonesia U-20 kepada media Korea.
“Ironisnya sulit sekali memanggil para pemain muda yang ada di Indonesia. Tidak mudah memanggil mereka karena statusnya adalah pemain andalan di tim,” ujar Shin Tae-yong seperti dikutip dari Naver.
Baca Juga: Pasal-pasal yang Menjerat Ferdy Sambo Menuju Hukuman Mati
Juru taktik berusia 52 tahun tersebut memahami kondisi tim.
Akan tetapi, ia meminta kerja sama karena pemanggilan pemain ini demi Timnas Indonesia U-20 yang akan bermain di ajang besar.
“Saya memahami kondisi setiap tim. Hal terpenting adalah kami harus bekerja sama dalam situasi ini. Timnas Indonesia U-20 akan terus berkembang,” ujarnya menambahkan.
Timnas Indonesia U-20 sendiri kabarnya akan menggelar turnamen mini.
Timnas Garuda dijadwalkan bertemu Fiji, Guatemala dan yang terbaru Selandia Baru sebelum berangkat ke Uzbekistan untuk Piala Asia U-20 2023. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Performa Anak Jacksen F Tiago, Hugo Samir, Paling Menyita Perhatian di Laga Timnas Indonesia vs Persija Youth
-
Shin Tae-yong Ungkap Buruknya Stamina Pemain Indonesia: Sama Sekali Tidak Memuaskan
-
Shin Tae-yong Sebut Uji Coba Kontra Akademi Persija Kurang Efektif Meski Menang 3-1, Kenapa?
-
Tiga Lawan Timnas Indonesia U-20 di Turnamen Mini, Salah Satunya Selandia Baru
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci