Suara Denpasar – Mantan Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo akhirnya dijatuhi hukuman mati oleh majelis hakim PN Jakarta Selatan, Senin (13/2/2023). Ada sejumlah poin yang membuat tak ada alasan pemaaf atau pembenar bahkan tak ada hal meringankan bagi Ferdy Sambo atas perbuatannya mencabut nyawa sang ajudan, Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alais Brigadir Yosua.
Disarikan dari amar putusan majelis hakim PN Jaksel yang diketuai Wahyu Imam Santoso, setidaknya ada tujuh poin penting yang membuat majelis hakim berketetapan menjatuhkan hukuman paling maksimal, yakni: MATI!
Berikut 7 poin penting tersebut:
1. Otak atau perencana pembunuhan
Dalam putusannya, majelis hakim menyebutkan berdasarkan sejumlah saksi di persidangan, Ferdy Sambo terbukti sebagai perencana pembunuhan Brihadir Yosua.
Sebab, dia yang memanggil Bripka Ricky Rizal, kemudian Bharada Reichard Eliezer di dumahnya, Jalan Saguling untuk merencanakan pembunuhan tersebut.
"Unsur dengan rencana terlebih dahulu telah nyata terpenuhi," ucap Wahyu.
2. Memerintahkan Richard Eliezer menembak Brigadir Yosua
Dalam perencanaan di rumah Saguling, Richard Eliezer memang sudah dibekali magazine untuk menembak Brigadir Yosua.
Baca Juga: Divonis Hukuman Mati Oleh Hakim, Mata Ferdy Sambo Berkaca-Kaca, Pengunjung Sidang Bersorak
Kemudian, pada detik-detik sebelum penembakan di rumah dinas Jalan Duren Tiga, Ferdy Sambo yang berteriak kepada Richard Eliezer untuk segera menembak Brigadir Yosua.
3. Eksekutor atau pelaku penembakan terhadap Brigadir Yosua hingga tewas.
Majelis hakim juga meyakini Ferdy Sambo ikut menembak Brigadir Yosua. Ferdy Sambo menembak Yosua setelah jatuh akibat tembakan Bharada E.
Keyakinan hakim didapat dari keterangan beberapa saksi, seperti Richard Eliezer, Adzan Romer, dan Rifaizal Samual bahwa Ferdy bawa pistol Glock. Selain itu, hasil pemeriksaan forensik, ada 7 luka tembak masuk, sedangkan pistol yang dipakai Bharada E masih menyisakan 12 peluru dari 17 kapasitasnya.
"Majelis Hakim memperoleh keyakinan yang cukup bahwa terdakwa telah melakukan penembakan terhadap korban Nofriansyah Yosua Hutabarat dengan menggunakan senjata api jenis Glock, yang pada waktu itu dilakukan terdakwa dengan menggunakan sarung tangan," ujar hakim.
4. Membuat skenario pembunuhan Brigadir Yosua menjadi seolah-olah tembak-menembak dengan Bharada Richard Eliezer.
Berita Terkait
-
Politikus PDIP Tak Setuju Ferdy Sambo Dihukum Mati, Tapi Ikut Sahkan Pidana Mati di KUHP
-
Ferdy Sambo Jalani Sidang Putusan, Netizen Minta Dihukum Mati: Pertemukan di Akhirat!
-
Khawatir Ancaman Bom? Polisi Kerahkan Tim Gegana Jelang Sidang Vonis Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi
-
Ayah Terancam Vonis Mati, Beredar Hoaks Anak Ferdy Sambo Ditangkap Akibat Ribut di Klub Malam
-
Sopan, Putri Candrawathi Cuma Dituntut 8 Tahun Penjara, Tak Ikuti Jejak Ferdy Sambo
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Istri Diberi Hadiah Mobil Rp2,2 M karena Sering Pusing dan Mudah Lelah, Diyakini 'Obat Ampuh'
-
Klasemen Liga Spanyol usai Barcelona Pastikan Juara, Slot Terakhir UCL Jadi Rebutan
-
Thaksin Shinawatra Hirup Udara Bebas, Politik Thailand Kembali Memanas
-
Kenaikan Ongkos Kirim di Marketplace Tak Bisa Dibendung
-
Dari Mana Asal Sel Kanker? Ini Pemicu dan Ciri-cirinya
-
Analisis Wayne Rooney soal VAR Gol West Ham vs Arsenal: Jelas Ini...
-
Nadiem Makarim Akui Sempat Pendarahan hingga Dirawat di RS
-
Timnas Indonesia Perkuat Aspek Non-Taktikal untuk Hadapi Jepang dan Qatar di Piala Asia 2027
-
Hadiri Sidang Nadiem Makarim, Rocky Gerung: Jaksa Pintar, Tapi Kelelahan
-
Rupiah Masih Melemah, Bank Mulai Jual Dolar AS di kisaran Rp17.700