Suara Denpasar - Nyaris tewas dan menjadi bulan-bulanan warga karena dituding komplotan penculik anak.
Lima warga Garut, Jawa Barat, yang berprofesi sebagai penjual jaket kulit sempat dikepung warga Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Utara, yang termakan hoaks.
Beruntung, mereka berhasil selamat dari kejadian tersebut. Kelima korban itu adalah Yusep Maulana (51), Dadang Wahyudin (49), Taufik Lubis (47), Asep Erwin (48) dan Lucky Wanda Rivana (30).
Nah, sebelum kembali ke Garut. Dua di antara mereka menemui Dedi Mulyadi. Yakni Lucky dan Asep atau Mang Uep.
“Kang Luki dan Mang Uep sudah berangkat perjalanan dua hari dari Musi Rawas Utara ke Garut. Sampai di Purwakarta mampir dulu di Gerbang Tol Jatiluhur,” begitu kata Kang Dedi dalam akun media sosialnya yang dikutip denpasar.suara.com, Selasa 14 Februari 2023. “Kang Luki sudah melewati masa-masa berat dikepung warga, disangka penculik,” imbuhnya.
Keduanya mengaku dikepung massa dari empat desa yang termakan hoaks kasus penculikan anak. Mereka berhasil lolos dan hanya mengalami luka memar tak lepas dari kerja keras dari pihak kepolisian dari Polres Musi Rawas Utara.
Meski begitu, ratusan jaket yang menjadi barang dagangan mereka dijarah massa. Tak hanya itu, mobil Grand Max yang mereka gunakan juga rusak parah.
Mendengar penjelasan itu, Kang Dedi mengaku prihatin. Selain memberikan pakaian baru, Kang Dedi juga memberikan sejumlah uang.
Khusus untuk Lucky, topi putih kesayangan Kang Dedi juga diberikan kepada pria satu ini. “Alhamdulillah! Kang Luki dan Mang Uep akan kembali ke Garut. Berkat doa ibu, mereka bisa pulang,” tukas suami dari bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika tersebut. ***
Tag
Berita Terkait
-
Gugur Bunga Iringi Vonis Mati Ferdy Sambo: Itu Ungkapan Hati Anak Sulungnya
-
Menuju Pilkada 2024: 5 Nama Perempuan Calon Bupati Purwakarta yang Diprediksi Bertarung Lawan Ambu Anne, Siapa Saja?
-
Ambu Anne Mulai Tergerus dari Bursa Calon Bupati? Kang Dedi All-Out Turun, Pilih Om Zein Penerusnya di Purwakarta
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
Terkini
-
Resmikan Pusat Layanan BGN, Sudaryono Ogah Terima Aduan Secara Diam-diam
-
Berbekal Teknologi i-DM Jetour T2 Kini Mencoba Peruntungan di Segmen SUV Hybrid Premium Indonesia
-
Pendiri Telegram Pavel Durov Masuk Daftar Buronan Terorisme Rusia
-
4 Gaya OOTD Y2K Chic ala Juun Hearts2Hearts, Manis tapi Tetap Edgy!
-
Uangnya Kelihatan Baru, Eh Ternyata Palsu! Penjual Jamu di Blitar Jadi Korban
-
Nikmati Weekday Brunch All You Can Eat Mulai Rp150.000 dengan City View di Manhattan Hotel Jakarta
-
Bulog Bangun Pabrik Raksasa Pengolah Beras Kapasitas 120 Ton di Lampung Timur
-
Review Frankenstein: Kisah Tragis dan Ambisi Manusia yang Melawan Kematian
-
Romantisnya Kebablasan, Pasutri Diciduk Polisi Usai Jadi Pengedar Sabu di Lamongan
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap