Suara Denpasar - Citra Universitas Udayana (Unud) sedang coreng-moreng. Tiga pejabat berinisial IKB, S.Kom.M.Si.; IMY, ST.; dan DR. NPS, ST.,MT., ditetapkan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali sebagai tersangka kasus dugaan korupsi Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) atau uang pangkal.
Ketua BEM Unud I Putu Bagus Padmanegara menjelaskan, kasus dugaan korupsi ini tentu membuat buruk citra Universitas Udayana.
Bahkan, sampai diketahui juga calon mahasiswa baru atau kini yang masih duduk di bangku sekolah menengah atas (SMA).
Untuk itu pihak BEM meminta Rektorat menonaktifkan pejabat itu untuk proses hukum lebih transparan. Begitu juga terkait status dosennya.
"BEM mendorong universitas untuk mengklarifikasi. Apakah tiga orang ini dinoaktifkan? Langkah tegas arus tidak? Apakah akan dilindungi?" paparnya.
Sabab, ketika pihak BEM meminta penjelasan terkait status tiga tersangka di Rektorat. Tiga orang ini juga masih ikut dapat.
"BEM Udayana, kami membela nama institusi bukan perorangan. Kami mendukung langkah Kejati Bali dan menghormati proses hukum yang berlaku. Pembenahan di Rektorat," ujarnya.
Tak berhenti sampai di sana. Pihak BEM Udayana juga akan bersurat kepada Dirjen Dikti dan juga Komisi X DPR RI untuk menyuarakan penolakan komersialisasi pendidikan tinggi lewat dana SPI.
Mengingat, dalam Permendikbud dijelaskan bahwa SPI sifatnya sukarela. Tapi, dalam realitanya menjadi syarat kelulusan siswa jalur mandiri untuk lolos seleksi. ***
Baca Juga: Fakta! Pungutan SPI Unud di Beberapa Fakultas/Prodi Ternyata tanpa Dasar Hukum
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG
-
Motor Listrik Pintar OMO-X Resmi Mengaspal di Indonesia Simak Keunggulan dan Harganya
-
BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan
-
Tayang Besok Pagi di ANTV, Ini 7 Fakta Kuch Kuch Hota Hai yang Mungkin Jarang Orang Tahu
-
Siswa SD Urung Makan Setelah Temukan Ayam Berulat dalam Menu MBG
-
Cek Langsung Penerima BSPS di Jakbar, Mendagri Dorong Pemda Perluas Dukungan Bedah Rumah lewat APBD
-
Prabowo Terima Utusan Qatar, Kerja Sama Investasi dan Pembangunan Jadi Fokus Pembahasan
-
Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia
-
FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih
-
KAI Tambah Kereta Eksekutif KA Sindang Marga Akomodir Libur Tahun Baru Islam 1448 H