Suara Denpasar - Problematika klasik perkotaan, khususnya soal sampah kerapkali terjadi di Bali. Begitu halnya dengan di Kota Denpasar maupun Badung.
Selain jumlah penduduk yang padat, dua kota besar di Provinsi Bali itu hanya mengandalkan tempat pembuangan akhir (TPA) Suwung, Denpasar, Bali, sebagai hilir pembuangan sampah.
Jadi, saat TPA Suwung mengalami masalah dan truk-truk sampah dari Denpasar dan Badung antreannya memanjang. Banyak sampah rumah tangga yang tidak terangkut.
Begitu juga dengan keluh kesah anggota DPRD Denpasar dari Nasdem yakni Anak Agung Ngurah Widiada.
Lewat postingannya di Facebook, dia mengaku sampah rumah tangga di kediamannya yang masuk wilayah Desa Peguyangan, Denpasar.
Sudah tiga hari ini tidak terangkut. Bau tidak sedap mulai timbul dari tumpukan sampah itu.
"Kami minta maaf ,di rumah kami pun sampah gak terangkut udh mulai bau ...dimana sampah beserakan karna udh tiga hari tak ter angkut ...
Semua tidak bisa menjawab keluhan masyarakat," begitu tulisnya dalam akun facebooknya dikutip denpasar.suara.com, Senin 20 Februari 2023.
"Ampure, mungkin lagi merayakan HUT Kota Denpasar," begitu komen salah satu warganet dalam akun @asmara putra.
"Asmara Putera gih Asmara ,padahal kita sudah terus bicara untuk solusi dgn segala cara penangan ,melibatkan masyarakat ,tapi volume sampah kita memang besar dan butuh Teknologi canggih untuk menanganinya," sahut Widiada.
Tampaknya pihak Dinas Kebersihan Kota Denpasar memonitor postingan anggota DPRD itu. Selang sejam kemudian, sampah di kediamannya sudah terangkut semua.
"Mtr suksma Petugas sampah ,sami sampah sampun di ambil ,udh gak bau lagi di rumah kami," tulis Widiada mengabarkan sampah di kediamannya sudah diangkut petugas. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video
-
5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial