Suara Denpasar – Kelakuan Mario Dandy Satriyo yang menganiaya David Latumahina bikin geger. Dia diduga terprovokasi oleh bisikan pacarnya hingga tega menganiaya anak pengurus GP Ansor hingga sekarat.
Namun kasus penganiayaan yang dilakukan Dandy itu kini semakin melebar, bukan hanya berkaitan dengan kriminalitas Dandy tetapi kekayaan tidak wajar dari keluarganya juga turut dipertanyakan.
Pasalnya, ayah dari Dandy, Rafael Alun Trisambodo, merupakan mantan pejabat Eselon III di Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kantor Wilayah Jakarta Selatan II, tetapi harta kekayaannya menyentuh Rp56 miliar.
Oleh karena itu, Kementerian Keuangan mulai bergerak menginvestigasi kekayaan tak masuk akal Rafael. Bahkan sekarang beredar kabar bahwa Rafael telah ditahan pihak berwenang.
Hal ini seperti diungkap oleh kanal YouTube POLEMIK POLITIKUS melalui unggahan video berdurasi 8 menit 6 detik pada Minggu, 26 Februari 2023.
“Nasib Rafael Tri Sambodo Berakhir Petaka di Tangan Sri Mulyani!!” tulis pemilik video pada bagian judul.
Tak hanya itu, thumbnail video tersebut juga memperlihatkan Rafael dalam balutan rompi oranye yang tengah berhadapan dengan petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta dibubuhi keterangan “Di tahan 20 hari ke depan!! Nasib Rafael Tri Sambodo Berakhir Begini,”
Lantas, bagaimana fakta sebenarnya?
Penjelasan:
Berdasarkan penelusuran, video tersebut ternyata tidak memuat informasi yang selaras dengan narasi yang tersaji.
Dalam video tersebut, narator hanya meringkas perjalanan kasus penganiayaan Mario Dandy serta menjelaskan kekayaan Rafael yang tidak wajar.
Disebutkan pula bahwa Rafael kini telah dinonaktifkan dari jabatannya di DJP oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk keperluan penyelidikan harta kekayaannya.
Selain itu, narator juga menjelaskan bahwa PPATK sebenarnya telah melaporkan kasus ketidakwajaran harta Rafael sejak 2012 tetapi belum ditindaklanjuti.
Akan tetapi, sepanjang durasi video tidak ada informasi kredibel mengenai penahanan Rafael Alun Trisambodo terkait dengan ketidakwajaran harta kekayaannya. Pasalnya, Rafael sendiri saat ini telah mengundurkan diri sebagai ASN DJP.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa video berdurasi 8 menit yang telah ditonton sebanyak seribu kali itu memuat informasi yang kurang tepat dan dapat dikategorikan sebagai konten yang memuat informasi menyesatkan. (*/Aryo)
Berita Terkait
-
Keras, Jonathan Latumahina Tolak Bantuan Keluarga Mario Dandy, 'Kami Akan Sembuhkan David Sendiri'
-
Sosok Kakak Perempuan Mario Dandy Dikuliti Warganet, Punya Circle Sederet Artis Ternama hingga Menteri
-
Dengan Gaya Gembel, Aming Sindir Mario Dandy, Bayar Pajak jadi Rubicon
-
Mengenal Ayah Korban Penganiayaan Mario Dandy: Petinggi GP Ansor, Bertato Tapi Agamis
-
Diingatkan KPK Soal Harta Ayah Mario Dandy, Sri Mulyani Minta Bantuan Masyarakat
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar
-
Hormati Penyidikan KPK, Bupati Bogor Tegaskan Pelayanan Tetap 'Gas Terus' 100 Persen
-
Kolaborasi Kelompok Tani Cipicung dan SEG, Sulap 15 Ternak Jadi Modal Berkelanjutan