Suara Denpasar - Sebagai daerah tujuan wisatawan asing. Bali bukan hanya menerima gelimangan dolar.
Tapi, beberapa di antara wisatawan asing itu bermasal dengan hukum di Indonesia. Seperti halnya dengan warga negara asing (WNA) asal India berinsial AB (47).
Dia ditangkap jajaran Polres Badung karena kedapatan membawa kokain. Barang haram yang jarang ditemui di pasar Asia.
AB sendiri ditangkap di salah satu tempat hiburan malam di wilayah Canggu, Kuta Utara, pada Kamis (9/2/2023) sekitar pukul 17.00.
"Anggota Unit Lantas Polsek Kuta Utara mengabarkan ada driver ojek online (ojol) mencurigai barang paketan yang dikirimkan oleh seseorang tidak dikenal," kata Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes.
Petugas opsnal langsung mengecek barang itu dan isinya satu kotak kue dan kopi instan dan amplop didalamnya berisi tiga bungkus plastik bening diduga kokain. Anggota Opsnal mengajak driver ojol itu mencari alamat penerima barang.
“Barang itu diterima oleh AB di salah satu tempat hiburan malam dan tersangka langsung ditangkap,” sebutnya.
Selain AB, petugas opsnal juga menangkap tiga tersangka lainnya, SP (32). Pria asal Jatim yang bekerja sebagai mekanik ini dibekuk, Rabu (8/2/2023) pukul 15.00 di salah satu taman yang ada di pinggir Jalan Ahmad Yani. Barang bukti yang disita berupa sabu-sabu (SS) seberat 2,77 gram dikemas dalam 41 paket plastik klip.
Selain itu, tersangka lainnya yang ditangkap berinisial AM (32) dan AN (34) di Jalan Muding, Rabu (15/2/2023) sekitar pukul 19.00. Kedua tersangka sudah menjadi target polisi.
Baca Juga: Kasus Rampung, 10 Terpidana Dipindahkan dari Rutan Polresta Denpasar dan Polda Bali
“Keduanya ditangkap sesaat setelah mengambil tempelan paket SS seberat 0,13 gram di balik pepohonan di pinggir jalan,” beber Kapolres.
Besoknya, polisi menangkap pria berinisial JS (28) sekitar pukul 19.20 di pinggir Jalan Danau Tempe, Denpasar.
Tersangka mengemudikan mobil dicegat polisi dan saat digeledah kedapatan membawa sabu seberat 0,32 gram.
Kasus narkoba itu sampai saat ini masih dikembangkan jajaran Polres Badung. Khususnya soal asal kokain WNA India. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi