Suara Denpasar – Setiap orang punya Love Language atau bahasa cinta yang diungkapkan pada pasangan.
Ada lima Love Language yang kita kenal. Yakni, yaitu Word of Affirmation, Quality Time, Physical Touch, Act of Service dan Receiving gifts.
Namun, belakangan ini, muncul dua love language baru yang digunakan untuk menunjukkan rasa cinta pada pasangan.
Melansir dari Yoursay.suara.com dari laman purewow, ada dua love language baru yang biasa digunakan untuk melengkapi bahasa cinta. Apa saja? Simak ulasan berikut :
1. Shared Experience (Berbagi Pengalaman)
Shared Experience mengungkapkan kasih sayang dengan menciptakan bersama orang yang dia cintai.
Meskipun, punya kesamaan dengan Quality Time, bahasa cinta ini berfokus menemukan ikatan yang mengakar setiap kali kamu dan pasangan melakukan pengalaman baru yang disengaja.
Misalnya, menemani belajar, bekerja atau menemani sepanjang jalan pulang. Kamu dan pasangan juga akan merasa sangat dekat saat membuat kenangan baru.
Pemilik Love Language ini lebih suka melakukan segala sesuatu bersama pasangan daripada sendiri. Walaupun begitu, kamu tidak boleh memaksa pasangan untuk terus bersamamu.
Baca Juga: Kisah Iswadi Idris, Pemain Pertama Timnas Indonesia yang Berkarier di Luar Negeri
Jadi, buatlah pengalaman tanpa paksaan dan jangan lupa untuk mengabadikan setiap momen agar tidak lupa dan menjadi kenangan yang indah.
2. Emotional Security (Keamanan emosional)
Jika, kamu suka lebih dekat dengan pasangan ketika mengungkapkan isi hatimu melalui obrolan. Kemungkinan Love Language-mu adalah Emotional Security (Keamanan emosional).
Bahasa cinta ini mengungkapkan cinta melalui percakapan yang mendalam atau deep talk bersama pasangan.
Dengan terbangunnya percakapan antara kalian, kamu akan merasakan adanya ikatan emosional dan perasan yang amu dan pasangan miliki sama.
Pemilik bahasa cinta ini akan sering melakukan deep talk bersama pasangan di malam hari sebelum tidur.
Mereka menanyakan segala hal pada pasangan dan merasa sangat dekat dengan pasangan saat kalian sharing kekhawatiran, impian, atau masa lalu.
Emotional Security terjadi ketika seseorang merasa dirinya diperhatikan dan diterima apa adanya. Sehingga, dirinya merasa aman.
Itulah, dua love language yang melengkapi bahasa cinta sebelumnya. Apa ada salah satu yang jadi Love Language-mu? (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
Terkini
-
Persib Kunci Ragnar Oratmangoen 3 Tahun, Sinyal Serius Kuasai Liga dan Asia
-
Intip Momen Sakral Pernikahan Tertutup Aamir Khan dan Gauri Spratt di Mumbai
-
Sukses Gandeng Saipul Jamil dan Aldi Taher, Neng Dessy Kini Fokus Cetak Talenta Baru
-
Bukan Lagu Cinta Biasa, Adnan Ndy Rilis 'Akhirku' untuk Melawan Kelamnya Narkoba
-
Emosi Cristiano Ronaldo Meledak, Serang Jurnalis Brasil di Konferensi Pers
-
Paraguay Terapkan Taktik Barbar, Didier Deschamps Kasih Sindiran Pedas
-
Ricuh Jelang Laga! Fans Meksiko Serbu Hotel Inggris, Polisi Tak Mampu Bendung
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Folarin Balogun Lolos dari Skorsing, Gedung Putih Disebut Intervensi FIFA
-
Krisis Lini Depan Argentina: Mengapa Lautaro dan Julian Alvarez Mandul di Piala Dunia 2026?