Suara Denpasar - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali telah menetapkan anggaran sebanyak Rp157 miliar sebagai pembiayaan bersama pada Pilkada serentak yang dihelat pada 27 November 2024 mendatang.
Hal itu bertujuan untuk mengantisipasi bengkaknya anggaran pelaksanaan Pilkada serentak yakni pemilihan gubernur/wakil gubernur, serta pemilihan kepala daerah di seluruh Kabupaten/Kota se-Bali.
Ketua KPU Provinsi Bali I Dewa Agung Gde Lidartawan menjelaskan ketetapan pembiayaan bersama ini mengikuti surat keputusan Gubernur Bali.
Sehingga jenis pembiayaan yang dibebankan ke Pemerintah Provinsi Bali adalah pembayaran honorarium seluruh panitia badan Ad Hoc Pemilu, seperti PPK di kecamatan serta PPS pada seluruh desa/kelurahan.
"Nilainya Rp157 miliar lebih dan jika pencairan itu dipercepat, saya rasa Pemprov Bali pun telah siap," jelas Lidartawan kepada denpasar.suara.com, Selasa (28/2/2023).
Lebih lanjut Lidartawan menjelaskan, saat ini dana Rp157 miliar telah siap, namun untuk pencariannya mengikuti pedoman dan regulasi sesuai peraturan Menteri Dalam Negeri terkait pencairan hibah, yang diatur sebesar 40 persen pada tahun ini, dan 60 persen tahun depan.
Selain itu kata Lidartawan, pihaknya sedang menyusunan NPHD (Nota Perjanjian Hibah Daerah) yang rencananya paling lambat 12 bulan sebelum hari pencoblosan harus sudah ditandatangani dan masuk tahap pencairan.
"Jikalau pun lebih cepat lebih bagus. Maka saya harapkan seluruh KPU Kabupaten/Kota se-Bali untuk menyusun segera NPHD, agar kepastian anggaran itu tidak ada masalah," ujar Lidartawan yang juga mantan Ketua KPU Kabupaten Bangli ini.
Sementara terkait pengawasan anggaran, Lidartawan mengatakan tidak ada yang perlu dicurigai. Sebab sejak awal perencanaan sudah bekerjasama dengan berbagai lembaga seperti Kejaksaan dan Inspektorat.
Baca Juga: Sosok Terduga Pelaku yang Cor Dua Perempuan di Bekasi Dikenal Warga Rajin Ibadah
"Sudah banyak yang mengawasi, kalau ada dugaan, kami pun sudah sangat siap diaudit," pungkasnya. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
Terkini
-
Lensa Kamera vs Palu Hakim: Apakah Bisa Mengukur Kreativitas Hanya dengan Angka?
-
Menggugat Narasi Tunggal Orde Baru dalam Menolak Sejarah Penguasa
-
Terseret Skandal VCS Suami Clara Shinta, Indah Kurnia Klarifikasi: Bukan Aku, Itu Hoaks
-
Cara Beli Obat Lewat Aplikasi BRImo, Tidak Perlu Ke Luar Rumah!
-
5 Rekomendasi Motor 250cc Murah untuk Harian dan Awet Jangka Panjang
-
MBG Dibagikan Lagi, BGN Ancam Suspend SPPG yang Mark Up Bahan Baku: Gila-gilaan, Langsung Disanksi
-
Perankan 5 Posisi Berbeda di Timnas Indonesia, Ini Respons Calvin Verdonk
-
ENHYPEN Siap Sambangi Jakarta, Gelar Konser pada 23 Januari 2027
-
Dikejar Target Ekonomi 6 Persen! Menkeu Purbaya: Jika Gagal, Mungkin Disuruh Mundur!
-
Pesan Haru Keluarga Andrie Yunus di DPR: Orang Lampung Itu Pelampung Penyelamat Demokrasi