Suara Denpasar – Tanpa kita sadari, banyak kejadian yang tidak menyenangkan di masa kecil jadi luka dan berdampak pada psikologis seseorang.
Luka itu bahkan, dapat terbawa hingga dewasa dan berdampak pada kehidupan sehari-harinya.
Melansir dari Yoursay.suara.com dari Parentalk.id, ada 5 luka masa kecil yang berdampak hingga dewasa. Apa saja itu? simak ulasannya sebagai berikut:
Perasaan Takut Ditinggalkan
Luka ini bisa saja muncul karena seseorang mengalami perasaan kesendirian yang mendalam dan terisolasi. Meskipun, ada pengasuh yang hadir, namun hal itu tidak bisa sepenuhnya hadir secara fisik maupun emosional.
Hal itu juga membuatnya takut ditinggalkan sendiri saat dewasa. Individu ini akan tergantung secara emosi dengan pasangan dan overprotective terhadap anak.
Takut akan Penolakan
Seseorang yang takut akan penolakan mungkin mengalami luka yang disebabkan oleh perasaan yang tidak diterima sepenuhnya oleh orang tua.
Ia tidak mendapatkan koneksi emosional dan fisik dengan orang tuanya, serta kelakuan dan kemampuan diri kerap diabaikan.
Baca Juga: Rumahnya Berjarak 1 Km dari Lokasi Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Kristina Nangis Minta Doa
Saat dewasa individu tersebut, akan merasa tak layak untuk dicintai, sulit menerima kritik, merasa rendah diri dan berusaha selalu tampil sempurna.
Takut Dikhianati
Hal ini disebabkan oleh tidak ada orangtua yang bisa dipercaya, kerap mendapat kekecewaan dari orangtua atau seseorang yang mengasuh, dan orang dewasa di sekitarnya tidak dapat melindunginya.
Saat dewasa itu akan berdampak pada sikapnya yang tidak mudah percaya dengan orang lain, suka mengontrol, selalu waspada, dan sulit terbuka dengan pasangan.
Takut akan Dipermalukan
Individu yang masa kecilnya dipermalukan akan memiliki ekspektasi tinggi terhadap diri sendiri dan orang lain, sering mengkritik orang lain, tidak menghargai pencapaian diri sendiri dan orang lain, serta kurang berani mengambil resiko.
Hal itu disebabkan karena perasaan yang sering dipermalukan, sering disalahkan, dan merasa tidak pernah bisa memuaskan orang tua.
Takut akan Keadilan
Sikap ini muncul dipengaruhi oleh luka masa kecil yang timbul karena tidak mendapatkan kehangatan dari orang, dituntut tinggi oleh orang tua, serta mendapatkan kekerasan dan tidak diperlakukan secara adil.
Alhasil, individu itu saat dewasa akan bersikap seperti kurang berempati, menuntut diri sendiri, suka mengontrol, dan susah untuk mengakui kesalahan.
Luka masa kecil memang tidak bisa hilang dan akan selalu terkenang. Namun, kita perlu sadari, peluk dan berdamai dengan diri kita sendiri.
Luka yang belum selesai akan berdampak pada masa dewasa dan bisa saja diturunkan ke anak.
Tentu saja, dengan menghentikan luka pada diri sendiri, akan memutus lingkarang luka yang bisa merembet ke orang tersayang di masa depan. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Psywar Federico Barba ke Ratchaburi FC: Sampai Bertemu di Bandung
-
Film Live Action Sakamoto Days Ungkap 5 Pemeran Baru, Ada Kenjiro Tsuda!
-
Culture Shock, Toprak Razgatlioglu Kesulitan Pakai Ban Michelin di MotoGP
-
Tambang Emas Martabe Telah Rehabilitasi 41,76 Hektare Hutan
-
Gus Ipul Minta Wali Kota Denpasar Cabut Pernyataan soal BPJS PBI
-
Klarifikasi Isu Cerai, Nia Ramadhani: Anak-Anak Saya Jadi Tahu...
-
The Power of Nature: Cara Sederhana Menghilangkan Stres dengan Kembali ke Alam
-
SF Hariyanto Temui Mahasiswa dan Masyarakat Pelalawan Terkait Relokasi TNTN
-
Antusiasme Tinggi, Waitlist Beta Bittime Flexible Futures Batch Pertama Gaet Ribuan Partisipan
-
5 Doa Berbuka Puasa yang dapat Kamu Gunakan Selama Ramadan 2026