Suara.com - Sebuah water kloset atau WC di rumah kontrakan, Jalan Inpres, Kampung Sumur RT 10, RW 10, Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur, meledak pada Jumat (3/3/2023).
Akibatnya, salah seorang penghuni kontrakan Neli (57) mengalami luka bakar sebanyak 80 persen di sekujur tubuhnya.
Suami Neli, Kusdoyo (57) mengatakan, kejadian bermula sekira pukul 07.30 WIB. Saat itu, Neli sedang berada di dapur, dan memintanya untuk meminum obat.
Diketahui, Kusdoyo baru saja menjalani operasi jantung. Sehingga ia harus minum obat secara rutin yang diberikan dokter rumah sakit pasca operasi.
“Tiba-tiba meledak,” ucap Kusdoyo, kepada Suara.com, Jumat.
Kusdoyo, hanya tinggal berdua dengan Neli di rumah kontrakannya yang terdiri dari 4 petak ruangan berukuran tidak lebih dari 5x4 meter.
Di petakan pertama, Kusdoyo menjadikannya sebagai ruang tamu, meski tidak ada kursi atau sofa. Hanya ada sebuah lemari TV dan motor Yamaha Vega R yang terparkir.
Sementara petak kedua rumah kontrakan tersebut berisi spring bed dengan televisi. Sementara petak ketiga rumah tersebut sangatlah tidak tertata.
Seperti hanya dipergunakan untuk gudang penyimpanan barang. Di belakang gudang itulah peristiwa nahas itu terjadi.
Baca Juga: Heboh Kloset WC Meledak di Jakarta Timur Mengluarkan Api, Netizen: Lapor Pertamina
Terpantau kamar mandi yang menempel dengan dapur itu porak poranda. Kloset jongkok yang biasa dipergunakan untuk buang air juga lepas dari lantai.
Garis polisi melintang, tanda siapapun dilarang melintas. Termasuk penghuni kontrakan.
Kusdoyo sendiri mengaku, sudah menempati kontrakan tersebut sejak tahun 1988, baru kali ini insiden seperti itu terjadi.
Ia menduga, ledakan terjadi akibat lubang hawa pembuangan yang sekaligus digunakan untuk mengaliri air resapan tertutup oleh cor saluran got yang ada di depan rumah.
“Jadi pas bangunnya ini saya tau banget. Ada pipa saluran resapan buat buang air penampungan. Mungkin saat pembangunan got, pipa itu ketutup,” kata Kusdoyo.
Pria paruh baya itu juga menunjukan lokasi septic tank yang digunakan untuk ketiga kontrakan. Nampak seluruh septic tank tertutup semen cor, tidak ada pipa pembuangan hawa yang mencuat ke atas.
Berita Terkait
-
Ini Penyebab Kloset Meledak, Waspadai Terjadi di Rumah Anda!
-
Duar! WC Kamar Mandi Meledak, Emak-Emak di Klender Luka Bakar
-
Heboh Kloset WC Meledak di Jakarta Timur Mengluarkan Api, Netizen: Lapor Pertamina
-
Pemilik Rumah Luka-luka, Pemicu WC Jongkok di Duren Sakit Meledak Diduga Gegara Ini
-
WC Jongkok di Duren Sawit Mendadak Meledak, Pemilik Rumah jadi Korban
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
Terkini
-
OTT Bea Cukai: KPK Sita Rp40,5 Miliar, Termasuk Emas 5,3 Kg dan Uang Valas
-
Manipulasi Jalur Merah, KPK Tahan Direktur P2 Bea Cukai dan Empat Tersangka Korupsi Importasi
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Terjaring OTT dan Resmi Ditahan KPK, Kepala Pajak Banjarmasin Akui Salah Terima Janji Suap
-
Gandeng Lembaga Riset Negara, Pemkab Sumbawa Akhiri Polemik Komunitas Cek Bocek
-
Menkeu Purbaya Apresiasi Inovasi UMKM Sawit Binaan BPDP di Magelang
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya