Suara Denpasar – Saat ini sosial media menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Alhasil, beberapa orang sampai kecanduan dan sulit lepas dari media sosial.
Meski begitu, ada juga orang yang memilih menjauh bermedia sosial demi menghindari kecanduan dengan berbagai alasan.
Perlu diketahui, media sosial juga punya banyak manfaat. Mulai dari menjalin pertemanan atau cara menjaga komunikasi dengan banyak orang, sampai urusan mempermudah pekerjaan.
Namun, terus menerus memakai sosial media juga dapat menyebabkan kecanduan.
Oleh karena itu, ada beberapa orang yang enggan untuk bermedia sosial dan menjauh demi menghindari kecanduan dan berbagai alasan lain.
Melansir dari Yoursay.suara.com, berikut alasan seseorang seseorang tidak mau kecanduan media sosial.
1. Tidak ingin privasinya jadi konsumsi orang
Privasi adalah sesuatu yang mahal di media sosial. Jika, suatu hal dibagikan di media sosial, maka hal itu akan menjadi jejak digital yang bisa diakses siapapun. Semua unggahan di media sosial jadi hak milik public dan bisa dibagikan tanpa izin.
Pemilik asli tidak bisa mengendalikan penyebaran informasi tersebut. Jika sudah begitu, privasi seolah hilang dan orang merasa lebih baik berhenti main media sosial demi mengurangi potensi pelanggaran privasi semacam itu.
Baca Juga: 3 Fakta Terbaru Onew SHINee, Solois yang Rekaman Sambil Peluk Bantal Peach
2. Menjaga reputasi diri
Informasi pribadi terkadang juga bisa digali dari akun media sosial. Hal ini cukup sering dimanfaatkan perusahaan untuk melihat personal branding seseorang.
Perilaku bermedia sosial jadi sumber informasi terkait konten negatif, seperti pornografi dan ujaran kebencian.
Indikasi negatif semacam ini tentunya berisiko mempengaruhi citra diri dan reputasi di hadapan orang lain.
3. Membangun dan meningkatkan kepercayaan diri
Orang kerap pamer banyak hal, entah itu harta, pasangan, atau prestasi. Meski niatnya ingin menginspirasi, tapi tidak semua orang ikut termotivasi. Hal ini dapat menjadi ajang kompentensi untuk menunjukan kelebihan diri.
Kebiasaan tersebut malah memicu rasa insecure dan menurunkan kepercayaan diri. Sehingga, orang lebih memilih menjauh dari media sosial agar rasa percaya dirinya tidak diserang dan mengatasi rasa minder.
4. Menjaga kesehatan mental
Orang-orang dengan mudah melontarkan komentar negatif dan ujaran kebencian yang berpotensi menimbulkan rasa cemas berlebihan, stres, hingga depresi. Kestabilan mental pun jadi taruhan.
Padahal ada etika yang harus digunakan saat bermedia sosial. Namun, etika untuk menjaga perasaan dari tulisan yang diunggah seolah mulai menghilang.
Jika tidak kuat mental dan memaksakan diri bermain media sosial, pada akhirnya menjadi racun bagi diri sendiri.
Itulah, 4 alasan seseorang tidak mau kecanduan media sosial. Semoga bermanfaat! (Putra Bara/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
- Viral Pemblokiran Rekening Warga di Bank Mandiri, Bagaimana Regulasinya?
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Massa dari Pati Bakal Nginap di Depan DPR Mulai Besok Malam, Desak Koruptor Dihukum Mati
-
Kabut Asap Belum Reda, Siswa Pekanbaru Masih Belajar dari Rumah
-
Anomali Desil Ancam Penerima KIP, Selly Gantina Desak Pembentukan Timsus Evaluasi Data BPS
-
Bukan Pendakian Biasa, lni Cara Penyembuhan Luka di The Trouble with Heroes
-
Korban Gempa NTT Tembus 103 Orang, 1.666 Warga Terluka
-
Rekening Botok Diblokir Jelang Demo, Waketum MUI: Itu Langgar Hak Konstitusi
-
32.796 Titik Panas di Kalteng, Walhi Soroti Kerusakan Gambut dan Food Estate
-
Sorot Temuan WALHI, Legislator PDIP Minta Polri Bongkar Aktor Intelektual di Balik Karhutla
-
Arti Kupu-Kupu Masuk Rumah di Malam Hari, Benarkah Sebuah Pertanda?
-
Film Operasi Pesta Copet Soroti Kemiskinan Struktural di Balik Fenomena Kriminal