Suara Denpasar - Kabar mengejutkan menimpa Megawati, dikabarkan dirinya terancam dipenjara lantaran Mahfud MD desak Kapolri untuk melakukan hal tersebut.
Megawati Soekarnoputri merupakan Ketua Umum PDI Perjuangan yang baru-baru ini menjadi perbincangan hangat publik.
Pasalnya ia beberapa hari lalu menyampaikan pidato yang menimbulkan pro dan kontra.
Namun benarkah Mahfud MD selaku Menko Polhukam mendesak Kapolri untuk segera memenjarakan Ketum PDIP itu?
Kabar itu disebarkan oleh channel YouTube MENARA POLITIK, disebarkan dalam bentuk video berjudul 'SUDAH MUAK DENGAN MEGAWATI!! MAHFUD MD TEGAS DESAK KAPOLRI TANGKAP DAN PENJARAKAN MAK BANTENG', dilansir Suara Denpasar pada Sabtu, (11/3/2023).
Berikut ini link video konten berita tersebut:
https://youtu.be/126vKfGVjok
Pada bagian gambar utama video juga dituliskan 'PERNYATAAN TEGAS, MAHFUD MD DESAK KAPOLRI TANGKAP DAN PENJARAKAN MEGAWATI DALAM WAKTU DEKAT'.
Video itu diunggah dengan durasi 8 menit 29 detik, video tersebut baru saja diunggah empat hari lalu, namun sudah menyita banyak perhatian publik, sampai saat ini sudah ditonton 112 ribu kali.
Lantas apakah berita tersebut fakta? Atau hanya sekedar hoax belaka? Tim Suara Denpasar melakukan penelusuran mendalam terkait kabar tersebut.
Baca Juga: Baru Usia Setahun, Baby Ameena Sudah Jadi Brand Ambassador
CEK FAKTA
Setelah ditelusuri, pada menit-menit awal video itu menampilkan pernyataan Mahfud MD tentang larangan memprovokasi dan mengadu umat, namun itu adalah potongan video.
"Waduh itu bikin gaduh itu, oleh sebab itu saya itu, karena bikin banyak orang marah, itu meresahkan dan provokasi untuk mengadu domba antar umat," ujar Mahfud MD.
Setelah ditelusuri, pernyataan Menko Polhukam itu ternyata adalah pernyataan yang ditujukan kepada Saifuddin Ibrahim, sosok yang kerap membuat gaduh warganet dengan pembahasan agama.
Jadi, pernyataan itu bukan ditujukan untuk Megawati, hasil penelusuran menunjukkan bahwa pernyataan Mahfud MD dalam potongan video itu adalah pernyataannya di hadapan media dan pernah ditayangkan di beberapa stasiun televisi, itu juga merupakan video lawas.
Setelah ditelusuri lebih dalam, tidak ditemukan sama sekali sumber kredibel yang mengabarkan Mahfud MD desak Kapolri penjarakan Megawati, bahkan tidak ditemukan juga dalam akun instagram dirinya, @mohmahfudmd.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Apa itu Helicopter Parenting? Dikaitkan dengan 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual
-
6 Rekomendasi Sabun Mandi Aroma Buah yang Segar Dipakai Pagi-Pagi
-
Fakta-fakta Buyback ASLC, Harga Sahamnya Masih Tertahan di Level Rp70
-
BEI Cabut Suspensi Saham MSIN dan ASPR, Cek Jadwal Perdagangannya!
-
Jatim Hattrick OTT KPK, Wagub Emil Soroti Moralitas Personal: Dalamnya Hati Siapa yang Tahu?
-
Tak Gentar Polemik Paspoortgate, Striker Subur Ini Tetap Impikan Bela Timnas Indonesia
-
6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
-
LANY Gelar Konser 2 Hari di Jakarta, Ini Harga Tiketnya
-
Kreator Go For It Nakamura-kun! Hapus Akun X Usai Hadapi Dugaan Pelecehan
-
Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!