- Bursa Efek Indonesia membuka kembali perdagangan saham PT MNC Digital Entertainment Tbk pada Rabu, 14 April 2026.
- Saham PT Asia Pramulia Tbk resmi diperdagangkan kembali di pasar reguler dan tunai mulai 15 April 2026.
- Pencabutan suspensi dilakukan BEI setelah sebelumnya menghentikan sementara perdagangan guna melindungi investor dan memastikan keteraturan pasar.
Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali membuka perdagangan saham beberapa perusahaan yang sempat kena suspensi.
Sebanyak dua emiten telah dibuka kembali sahamnya pada hari ini, Rabu (14/4/2026). Sebelumnya, emiten ini disuspensi lantaran ada pergerakan saham yang tidak signifikan. Namun, setelah diperiksa, BEI kembali membuka perdagangan saham tersebut.
Berikut daftar lengkap dua emiten yang kembali dibuka pada perdagangan saham di pasar modal dilansir dari keterbukaan BEI:
1.PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN)
Sebelumnya, BEI melakukan suspensi terhadap saham PT MNC Digital Entertainment Tbk sebagai langkah perlindungan bagi investor serta untuk memastikan perdagangan saham berlangsung secara wajar, teratur, dan efisien.
Dengan dibukanya kembali perdagangan ini, pelaku pasar diharapkan tetap mencermati keterbukaan informasi dari perseroan serta mempertimbangkan berbagai faktor sebelum mengambil keputusan investasi terkait saham MSIN.
"Menunjuk Pengumuman Peng-SPT-00104/BEI.WAS/04-2026 tanggal 10 April 2026 perihal Penghentian Sementara Perdagangan (Suspensi) Saham PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) maka dengan ini diumumkan bahwa suspensi atas perdagangan saham PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dibuka kembali mulai sesi I tanggal 14 April 2026," tulis Keterangan BEI, Rabu (15/4/2026).
2.PT Asia Pramulia Tbk (ASPR)
Sebelumnya, BEI melakukan suspensi terhadap saham PT Asia Pramulia Tbk sebagai langkah perlindungan bagi investor serta untuk memastikan perdagangan saham berlangsung secara wajar, teratur, dan efisien.
Baca Juga: Investor Masa Bodoh dengan Perang, Wall Street Terus Meluncur Naik
Dengan dibukanya kembali perdagangan ini, pelaku pasar diharapkan tetap mencermati keterbukaan informasi dari perseroan serta mempertimbangkan berbagai faktor sebelum mengambil keputusan investasi terkait saham ASPR.
"Menunjuk Pengumuman Bursa Peng-SPT-00100/BEI.WAS/04-2026 tanggal 2 April 2026 perihal Penghentian Sementara Perdagangan (Suspensi) Saham PT Asia Pramulia Tbk (ASPR) dan berdasarkan penilaian Bursa, maka dengan ini diumumkan bahwa suspensi atas perdagangan saham PT Asia Pramulia Tbk (ASPR) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dibuka kembali mulai sesi I tanggal 15 April 2026," tulisnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
PNM dan Danantara Perluas Pelayanan hingga 516 Jaringan di Wilayah 3T
-
Pertamina Impor LPG Setara 15,2 Juta Tabung 3 KG dari Texas
-
Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
-
BRI Raih Predikat Kontributor Pajak Terbesar di Sektor Keuangan, Bersinergi dengan Danantara
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Anjlok hingga 13 Persen, Minyak Goreng dan Gula Justru Naik
-
Konflik AS - Iran Memanas di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 2 Persen
-
Rupiah Hari Ini Melemah ke Rp18.129 per Dolar AS, Konflik Timur Tengah Jadi Pemicu
-
IHSG Sempat Tembus 6.057 Tapi Berbalik Turun, Saham RANS Mulai Dijual
-
Persaingan Bisnis Semakin Sengit, Lion Parcel Bidik Seller Marketplace Lewat Toco
-
IHSG Menuju Target 6.150, Simak Analisis Teknis dan Saham Pilihan