Suara Denpasar - Beredar kabar mengejutkan, Anies dikabarkan gagal Nyapres di Pilpres 2024 lantaran MK mengeluarkan putusan baru.
Kabar tersebut diunggah dan disebarkan oleh channel YouTube SEPUTAR ISTANA dalam bentuk video, sebagaimana dilansir Suara Denpasar pada Selasa, (14/3/2023).
Video itu diunggah dengan judul 'GEMPAR!! MK KELUARKAN PUTUSAN BARU, ANIES DIPASTIKAN GAGAL NYAPRES 2024'.
Kemudian, pada bagian gambar utama video itu juga tertulis 'BREAKING NEWS! SAH! ANIES GAGAL NYAPRES 2024 TAK DISANGKA, MK KELUARKAN PUTUSAN BEGINI'.
Video itu diunggah dengan durasi 8 menit 5 detik, diunggah pada Minggu, (12/3/2023) dan berhasil menarik perhatian publik, hingga saat ini video itu sudah ditonton 17 ribu kali.
Lantas apakah kabar dari video itu fakta? Tim Suara Denpasar melakukan penelusuran mendalam terkait kebenaran dari berita yang tersebar itu.
CEK FAKTA
Setelah ditelusuri, pada menit-menit awal ditayangkan video-video Anies Baswedan yang sedang mengunjungi masyarakat bersama partai Nasdem.
Kemudian, dalam video itu sang narator menyampaikan isu-isu tentang kemungkinan Anies Baswedan akan diberikan sanksi karena kerap keliling Indonesia untuk safari politik.
Baca Juga: Profil Tasdi, dari Bupati Purbalingga, Diskon Penjara Korupsi Hingga Staf Menteri Sosial
"Salah satu calon yang suka keliling dan safari politik sebelum waktunya, siapa lagi kalau bukan Anies?" ujar sang narator.
"Apakah Anies akan kena sanksi? Apakah akan diberikan teguran pertama?" ujar sang narator melanjutkan.
Sepanjang video itu sang narator tidak menjelaskan dan memberikan bukti kuat tentang berit yang disampaikannya pada judul video.
Tidak ada bukti kuat bahwa Anies Baswedan gagal Nyapres di Pilpres 2024 mendatang akibat putusan MK, bahkan tidak dijelaskan sama sekali.
Dilihat dari situs resmi Mahkamah Konstitusi, www.mkri.id, tidak ditemukan informasi putusan MK terbaru yang dapat membuat Anies gagal mencalonkan diri sebagai calon presiden.
Bahkan dilihat dari postingan instagram Anies Baswedan, @aniesbaswedan, dirinya masih aktif menemui masyarakat, salah satunya kegiatan bertemu dengan masyarakat Kuningan, Jawa Barat, yang diunggahnya dua hari lalu.
Berita Terkait
-
Prabowo-Ganjar Jadi Calon Kuat, Gerindra dan PDI Perjuangan Sama-sama Ngotot Ajukan Capres
-
PDIP Tetap Ngotot Pasang Capres jika Ganjar Diduetkan Prabowo, Gerindra: Kami Lagi Semangat Dorong Prabowo
-
Bukan Ganjar, Gerindra Sebut Cak Imin Jadi Calon Terkuat Dampingi Prabowo di Pilpres 2024
-
Bantah KIB Terancam Bubar, Sekjen Golkar: Sekarang Ada yang Keluar Nggak? Nggak Ada!
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Ular di Warung Ibu
-
6 Film Horor 2026 Paling Dinantikan yang Siap Menghantui Bioskop!
-
Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS
-
Promo BRI di Point Coffee Seluruh Indonesia
-
6 Shio Paling Hoki Besok 17 April 2026, Cek Apakah Kamu Termasuk
-
DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH
-
Deretan Rekomendasi Drama Korea Genre Thriller Medis, Terbaru Reverse yang Dijamin Bikin Tegang
-
Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik