Suara Denpasar - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali Ade T Sutiawarman,S.H.,M.H, selama memimpin korps Adhyaksa di Pulau Dewata banyak mengungkap kasus-kasus korupsi yang terbilang jumbo.
Misalnya kasus korupsi Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di Sangeh dengan kerugian mencapai miliaran rupiah.
Dan, terbaru memerintahkan anak buahnya untuk fokus mengungkap kasus dugaan korupsi Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) pada Universitas Udayana (Unud).
Di mana, empat pejabat Unud termasuk Rektor ditetapkan sebagai tersangka.
Bukan hanya penegakkan hukum.
Dia juga sukses mengembalikan kerugian negara yang ditimbulkan oleh ulah para koruptor dengan penelusuran dan penyitaan aset.
Begitu juga lewat uang titipan di Kejaksaan yang diserahkan oleh tersangka atau terdakwa kasus korupsi.
Nah, berkaca dari prestasi itu. Tak salah, Jaksa Agung memberikan reward dengan promosi sebagai Kepala Kejaksaan (Kajati) Jawa Barat.
Tentu, ruang lingkup dan persoalannya lebih kompleks daripada di Bali.
"Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, dipromosikan menduduki jabatan Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kejaksaan Tinggi Pemantapan).
Baca Juga: Giliran BCW Pertanyakan Hasil Audit, Tantang Unud Buka-bukaan ke Publik
Pelantikan direncakan akan dilaksanakan di Jakarta pada hari Senin tanggal 20 Maret 2023," papar Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Bali Putu Agus Eka Sabana Putra, Rabu 15 Maret 2023.
Sebagai penggantinya adalah DR.R. Narendra Jatna,S.H.,L.L.M. yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Biro Perencanaan pada Jaksa Agung Muda Pembinaan Kejaksaan Agung RI. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Bikin Geram Publik! Backsound Upacara HUT ke-81 RI Diduga Pakai AI, Gak Bisa Bayar Pencipta Lagu?
-
167 Koruptor di Lapas Sukamiskin Dapat Remisi HUT RI, Satu Orang Langsung Bebas
-
Sosok Savia Aulia Rahmawati Sinden Cilik Disabilitas yang Pukau Tamu di Upacara Istana Merdeka
-
Comeback Dramatis, Dean James Bantu Go Ahead Eagles Tahan Feyenoord 2-2
-
Bukan Kupas Bawang, Ini Sosok Susanah Warga Bogor yang Disebut Prabowo di Sidang MPR
-
Edi Purwanto Minta Logistik Gempa NTT Merata, Prioritaskan Bayi, Ibu Hamil dan Lansia
-
BI dan ASPI Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, 8 Bank Resmi Jadi Penerbit
-
5 Pilihan Cerdas Bebas Bokek, Ini Rekomendasi Motor Bekas 5 Jutaan Paling Irit dan Tahan Banting
-
Pilot Malaysia Penyelundup Ekstasi Diduga Beraksi di Banyak Negara Sejak 2024
-
Ulasan Metamorfosis Franz Kafka: Ketika Manusia Dinilai dari Kegunaannya