Suara Denpasar - Diduga korupsi dengan realisasi program fiktif, Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso dilaporkan ke aparat penegak hukum (APH) setempat, Kamis (16/3/2023).
Dinas Pendikan Kabupaten Bondowoso dilaporkan ke Mapolres setempat oleh Lembaga Swadaya Masyarakat Komunitas Pemantau Korupsi (LSM KPK) Bondowoso.
Mashur Rizwan, Ketua Tim Sus DPP LSM KPK menjelaskan, laporan yang dibuatnnya berdasarkan hasil investigasi yang telah dilakukan.
LSM KPK menemukan adanya indikasi pelaksanaan program fiktif di tahun anggaran 2022 lalu.
"Berdasarkan data, informasi, dan hasil investigasi yang kami lakukan, ada dugaan fiktif pada pelaksanaan program," kata Mashur, Kamis (16/3/2023).
PPihaknya pun melaporkan kegiatan yang dilakukan oleh Dispendik Bondowoso tersebut.
Menurut Mashur, tindakan yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Bondowoso telah merugikan keuangan negara
"Sehingga Dinas Pendidikan Bondowoso harus bertanggung jawab atas tindakan yang dilakukan," ungkapnya.
Menurutnya, semua pihak wajib bertanggung jawab, atas indikasi program fiktif dalam penggunaan anggarannya.
Baca Juga: CEK FAKTA: Nathalie Holscher dan Faris Putus, Sule Ikut Campur, Benarkah?
"Perkara pembuktiannya, nanti biar pihak polres yang melakukan langkah," tegasnya.
Mashur belum menyebut secara rinci total penggunaan anggaran yang masuk dalam laporan.
Namun dia memperkirakan, kerugian negara ditaksir mencapai Rp 500 juta.
"Nanti biar pihak polres melakukan langkah - langkah sesuai dengan Undang - undang yang berlaku," terangnya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
Sinopsis House of Secrets: The Burari Deaths, Kisah Nyata 11 Anggota Keluarga India Tewas Misterius
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Marak Teror Pocong Viral di Media Sosial, Polresta Solo Imbau Warga Tetap Waspada
-
Harga Terlalu Murah Jadi Senjata Makan Tuan Bisnis Mobil Listrik Xiaomi
-
Debu di Sudut Rumah hingga Kasur Bisa Picu Alergi, Kebiasaan Bersih Harian Makin Penting
-
Sunan Kalijaga Mundur sebagai Kuasa Hukum Erin Taulany
-
Harga Plastik Melonjak Tinggi Gegara Minyak, Sektor Industri Terancam?
-
Sinopsis High and Low The Movie, Aksi Brutal Lima Geng Legendaris S.W.O.R.D Melawan Musuh Besar
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya