Suara Denpasar - Desakan agar Rektor Universitas Udayana (Unud) Prof. I Nyoman Gde Antara mundur dari jabatannya belakangan menyeruak.
Hal ini menyusul status tersangka yang sudah disandangnya terkait dugaan korupsi Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI).
Namun demikian, tampaknya Prof. Antara tak akan menggubris permintaan mundur yang sempat dilayangkan mahasiswa.
“Kalau pak rektor langsung mundur banyak dampaknya bagi institusi, karena beliau masih dibutuhkan dan program-program nanti tidak berjalan, beliau tetap bisa menjalan tugas sebagai rektor,” kata Ketua Tim Hukum Unud I Nyoman Sukandia, Kamis 16 Maret 2023.
Pihaknya juga akan membuktikan bahwa Prof. Antara tidak bersalah. Begitu juga soal Kerugian negara Rp 433 miliar seperti yang disampaikan Aspidsus Kejati Bali, Agus Eko Purnomo menurut Sukandia tidak berdasar.
Selain masuk ke kas negara, pihaknya juga sudah di audit oleh lima lembaga auditor dan hasilnya tidak ada masalah.
Baik itu BPK, BPKP, Inspektorat, dan lembaga lainnya dari kementerian. "Kan kewenangan BPK yang mengaudit, kalau dikatakan internal kejaksaan tentu kami sangat meragukan (hasilnya)," katanya.
"Maaf jaksa pun selalu mencari-cari apa yang namanya itu kesalahan. Saya maklum memang didik untuk mencari kesalahan. Tapi, asas keadilan (dan) jaksa juga berwenang untuk menuntut bebas," terangnya.
Dia juga mengingatkan BEM Unud yang sempat mengepung Rektorat dan meminta Rektor mundur. Tak hanya itu, dengan status yang baru sebagai tersangka juga mendesak agar Prof.
Baca Juga: Giliran BCW Pertanyakan Hasil Audit, Tantang Unud Buka-bukaan ke Publik
Antara dimiskinkan. Hal ini tentu membuatnya miris. Sebab, harusnya BEM sebagai mahasiswa dalam melakukan kritik tentu harus proposional dan berdasarkan data.
"Temen-temen BEM, kalian seumuran cucu saya. Tolong koreksi secara proporsional," tukas dia mengingatkan. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
5 Fakta Senggol Berujung Maut di Cengkareng, Pegawai Toko Roti Tewas Dibacok
-
Link Live Streaming Arsenal vs Atletico Madrid: Rebut Tiket Final, The Gunners!
-
7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
-
Izin Makan Jadi Celah, Bagaimana Anggota TNI AD Kabur Saat Diperiksa Kasus Kekerasan Seksual Anak?
-
18.000 Liter Minyakita Oplosan Disita di Bengkulu, Pakai Minyak Curah dan Kemasan Diubah
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Bukan Oplosan, Ini Modus 'Halus' Penjualan BBM Subsidi di Kalbar yang Terungkap
-
Pelarian Berakhir! Kaur Keuangan Desa Petir Ditangkap Usai 7 Bulan Sembunyi Akibat Korupsi Rp1 M
-
Bongkar Penyebab Banjir Puncak - Cipanas, Alih Fungsi Lahan Jadi Biang Kerok
-
4 Rekomendasi Serum Wajah di Bawah Rp150 Ribu, Murah tapi Kualitasnya Top Bikin Auto Ganteng