Suara Denpasar - Kasus pemecatan guru honorer di Cirebon kian mendapat atensi publik luas. Buntut dari kasus ini, kian banyak publik yang antipati pada Ridwan Kamil.
Selaku Gubernur Jawa Barat, publik menilai berlebihan dengan memberi sematan pada komentar yang bersebrangan darinya.
Hal ini pula uang yang menimpa guru honorer asal Cirebon, usai dirinya mempertanyakan suatu hal yang dirasa ganjil pada Ridwan Kamil saat menghadiri suatu acara pendidikan.
"Hati-hati dalam berkomentar, udah memasuki jaman orde baru," ucap seorang netizen dengan akun @dudirahman.06, seolah menyindir Ridwan Kamil yang dinilai anti kritik, dilansir dari kolom komentar Instagram Ridwan Kamil, Jumat, (17/3/2023).
Untuk diketahui bahwa pada rezim Orde Baru, kebebasan berpendapat memang menjadi suatu barang yang langka. Bahkan sekadar membicarakannya di warung kopi misalnya.
"Sopan santun adalah menggaji guru honorer dengan bayaran rendah," tulis netizen lainnya.
Ironisnya, tiga tahun yang lalu, Ridwan Kamil malah memberi penghargaan pada seorang bernama Ade Londok. Pedagang cakue dan odading yang viral itu malah diangkat jadi Duta Kuliner Jawa Barat.
Padahal, Ade Londok dinilai publik kerap berbahasa yang sangat kasar bagi ukuran moral berbahasa warga Bandung dan sekitarnya.
Hal ini bahkan memicu seorang warga Sukabumi mengirimkan surat terbuka pada Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Ia meminta untuk mencabut status Ade Nandar Ukandar alias Ade Londok sebagai duta promosi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bidang kuliner.
Angga Perwira Sukmawinata, warga Sukabumi itu, menilai bahwa Ade Londok jelas kerapkali menggunakan bahasa kasar, yang menimbulkan bahaya jika dituru anak-anak.
"Sebagai seorang duta, tentunya diharapkan memiliki etika dan sikap terpuji karena merupakan representasi dari daerah yang diwakilinya," kata Angga, dilansir dari Suara.com, Jumat, (17/3/2023). (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Bela Gubernur Jabar soal Pemecatan Guru SMK Telkom, Golkar: Memangnya Kang Emil Salah Apa?
-
Duduk Perkara Guru Honorer yang Dipecat Usai Gunakan Kata Maneh kepada Ridwan Kamil
-
Senjata Makan Tuan, Jejak Digital Ridwan Kamil Diviralkan
-
Guru Dipecat Usai Sampaikan Kritik, Klarifikasi Ridwan Kamil Langsung Diserbu
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
5 Serial Netflix Terbaik 2026 yang Wajib Masuk Daftar Tontonan
-
Modus 'Tak Diklik': KPK Bongkar Pungli dan Setoran Gelap Kanim Bali untuk Eks Wamen Silmy Karim
-
Nasib Pilu Korban Penyekapan Bandung, Menkes Tak Bisa Jamin Pulih Sempurna
-
Negara Eropa Bersatu untuk Venezuela, Kirim Banyak Bantuan Termasuk Pesawat Angkut A400M
-
Buntut Viral di Medsos, Kawasan Senopati Kena 'Sikat' Petugas: Mobil Mewah Ikut Kena Angkut!
-
Geger Siswa SD Demo Dukung MBG, Saat Hak Anak Dirampas Demi 'Syahwat' Orang Dewasa
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Ulasan The Auditors, Kisah Seru Tim Audit yang Bekerja Layaknya Detektif
-
4 Cara Atasi Pompa Air yang Harus Dipancing Terus-menerus