Suara Denpasar - Nama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sedang panas dibicarakan karena baru saja diterpa rumor kurang baik yang berkaitan dengan pemecatan guru honorer di Kabupaten Cirebon. Itu terjadi setelah guru honorer tersebut mengkritik Ridwan Kamil melalui media sosial.
Dilansir dari ANTARA, anggota Ombudsman RI Yeka Hendra Fatika menyebut bahwa terdapat potensi penyalahgunaan wewenang untuk kepentingan pribadi atau abuse of power.
"Menurut saya, potensi abuse of power tinggi," kata Yeka Hendra Fatika pada Jumat (17/3/2023) kemarin.
Menurut Yeka, adanya sikap dari Ridwan Kamil yang menelepon untuk mengonfirmasi ke pihak sekolah dari guru tersebut menimbulkan banyak persepsi.
Artinya, pemecatan terjadi setelah pihak Ridwan Kamil menghubungi yayasan dari guru tersebut. Meskipun, pada akhirnya Gubernur Jabar tersebut meminta pada yayasan untuk mempekerjakan kembali guru tersebut.
Tak hanya itu, Yeka juga mengakui dirinya belum menerima adanya laporan atau aduan yang dilayangkan ke Ombudsman.
"Saya belum tahu apakah sudah ada masyarakat yang mengadukan ke Ombudsman," ujarnya. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Tak Lagi Sindir Ridwan Kamil, Dedi Mulyadi Temui Sabil, Ternyata Ini Alasan Sebut 'Maneh' ke Gubernur Jabar
-
Tak Terima Dikomentari dengan Bahasa Maneh, Ridwan Kamil Pecat Guru Honorer SMK
-
Imbas Pemecatan Guru Honorer Cirebon, Kebiasaan Ridwan Kamil Sematkan Komentar Dipersoalkan
-
Ironi Ridwan Kamil, Dari Pemecatan Guru Honorer ke Pengangkatan Duta Kuliner Ade Londok
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut