Suara Denpasar - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) menilai besaran pembayaran SPI bisa menjadi standar atau dapat mempengaruhi kelulusan calon mahasiswa jalur mandiri Universitas Udayana (Unud).
Sebab, bagi calon mahasiswa jalur mandiri di Unud, penerapan SPI sudah dilakukan di awal calon mahasiswa tersebut mendaftarkan diri.
Artinya orang tersebut belum berstatus mahasiswa.
Presiden BEM Unud, I Putu Bagus Padmanegara menilai penerapan SPI di awal pendaftaran sangat mempengaruhi kelulusan. Tergantung pada besaran SPI.
"Jangan sampai SPI itu menjadi bentuk pelolosan karena sampai hari ini kita masih bertanya-tanya ketika SPI ini ditaruh di awal sebelum dia tes atau pra tes," ucapnya.
Menurut Putu Bagus, penerapan SPI di awal tentu sangat mempengaruhi psikologi calon mahasiswa jalur mandiri tersebut.
Sebab kata dia, calon mahasiswa tersebut akan berpikir semakin besar jumlah uang yang dia bayar semakin besar kelulusannya.
"Otomatis secara psikologis orang akan berfikir semakin besar nilainya maka semakin besar akan lolosnya," ucap Putu Bagus.
Dia menjelaskan bahwa kecurigaan besaran dana SPI dapat memepengaruhi kelulusan itu dibantah oleh pihak Rektorat. Pihak Rektorat mengatakan sekitar 50% yang lolos dari SPI nol.
Baca Juga: Terdampak Merapi Erupsi, Kunjungan Wisatawan ke Kaliurang Turun 40 Persen
Putu Bagus mengatakan bantahan dari pihak Rektorat tersebut hanyalah narasi omong kosong karena tanpa bukti yang konkret dan transparansi.
"Hanya omong kosong yang dinarasikan karena tidak ada transparansi ke media, transparansi ke Website Unud, menurut kami itu hal yang omong kosong saja," tandasnya. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
RUU Sisdiknas Dikritik, Wewenang Menteri Pilih Rektor Dinilai Ancam Demokrasi Kampus
-
Review Voicemails for Isabelle: Sebuah Arti Ketulusan Cinta yang Sejati
-
Review Viva Peeling Serum, Harga Rp20 Ribuan tapi Ampuh Bikin Wajah Glowing?
-
Dinamika atau Ancaman? Ini Kata Sekjen Golkar soal Kaesang Incar Kursi DPR di Jateng
-
Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja: Mitchell Baker Jadi Andalan!
-
Mendagri Ungkap Anggaran Pemulihan Banjir Sumatra Capai Rp 100,1 Triliun
-
Insentif Kendaraan Listrik Bakal Diprioritaskan untuk Produk Nasional
-
Borong Perhiasan di Passion Jewelry, Nasabah BRI Bisa Dapat Cashback hingga Rp5 Juta!
-
Perkuat Lini Serang, Kendal Tornado FC Rekrut Winger Jepang Yushi Yamaya