Suara Denpasar - Pulau Bali merupakan salah satu tujuan destinasi wisata terkenal di Indonesia. Bali dikenal dengan pantai serta tempat hiburan yang sangat indah. Tak heran, Bali banyak dikunjungi wisatawan yang ingin menikmati pesona keindahan serta hiburan di Pulau Bali.
Tak hanya wisatawan lokal, wisatawan mancanegara pun menyukai pesona keindahan pulau dewata ini. Bukan hanya sebagai tempat wisata biasa, banyak yang menjadikan pulau Bali ini sebagai tempat berbulan madu yang menjadikan pulau ini banyak diminati oleh wisatawan asing.
Namun, semakin kesini semakin banyak wisatawan asing yang bukan hanya sekedar liburan ke Bali, banyak diantara mereka yang menetap lama hingga berniaga di Pulau Dewata ini. Tapi, akhir-akhir ini banyak kelakuan dari wisatawan asing yang membuat warga lokal merasa resah. Bagaimana tidak, wisatawan asing tersebut semakin banyak yang bertingkah onar yang tak jarang sampai memancing emosi warga.
Dilansir dari akun Tiktok @finfolkmoney yang diunggah pada (28/03/2023), diketahui banyak turis asing yang melanggar aturan dari mulai melanggar aturan lalulintas hingga yang terbaru ada turis asing yang berkelahi dengan pecalang saat perayaan hari raya nyepi kemarin.
“Sebanyak 147 WNA kena tilang karena melanggar ketertiban lalulintas” tulis akun @finfolkmoney dalam unggahannya.
Selain itu, banyak dari pada wisatawan asing tersebut yang bekerja secara ilegal di pulau Bali.
“Bekerja secara ilegal di Bali hingga dideportasi” tambahnya.
Selanjutnya yang paling terbaru ada salah satu wisatawan asing yang berduel dengan pecalang.
“Tantang duel pecalang karena distop saat upacara melasti di bali” tambahnya lagi.
Baca Juga: Gubernur Bali Sakti, Sekali Bersuara FIFA Keteteran, Begini Respon Polda
Melansir dari ANTARA, akibat maraknya kasus pelanggaran tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Bali Tjok Bagus Pemayun sampai membentuk satuan tugas untuk menangani wisatawan asing yang datang dan bekerja di Bali namun tak mengantongi izin kerja.
“Siapapun yang datang ke Bali beberapa kali saya sampaikan harus mengikuti aturan yang ada, silahkan datang ke bali sebanyak-banyaknya dengan catatan harus mengikuti aturan yang ada baik skala Bali maupun nasional, itu clear,” ujar Tjok Bagus dikutip dari ANTARA. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Kolaborasi Indonesia-Jepang Kian Kuat, BRI Group Dorong Pembiayaan Inklusif Lewat Pegadaian-SMBC
-
Daftar Fakultas Kedokteran Terbaik di Indonesia
-
Sherina Munaf Repost Konten Perselingkuhan, Alasan Cerai dengan Baskara Mahendra Kembali Diungkit
-
Moeldoko: Pakai Mobil Listrik Lebih Hemat, Biaya BBM dari Rp 6 Juta Jadi Rp 800 Ribu
-
Siklus 'Asbun' dan Klarifikasi: Mengapa kita Terjebak dalam Pola yang Sama?
-
Mensesneg Prasetyo Hadi Sebut Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS
-
Timnas Indonesia dan Malaysia Saling Sikut Dapatkan Pemain Akademi Arsenal
-
BRI Group Perkuat Ekosistem Ultra Mikro, Pegadaian Gandeng SMBC Perluas Akses Pendanaan Global
-
Ingin Pindah ke New Zealand? Bocoran Aturan Skilled Migrant 2026 dari Konten Kreator Andy Saputra
-
Keganasan Penyerang Indonesia Era John Herdman di Klub Masing-masing, 14 Laga 11 Gol!